• Jelajahi

    Aplikasi (1) Artis (3) Covid 19 (1) Daerah (554) Hukum (88) Internasional (191) Kampus (58) Lifestyle (16) Nasional (353) Politik (74)
    Copyright © elitnesia.id
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Iklan

    Kapolres Bireuen Pimpin Aksi Bersih TK Pascabanjir, Polri Tegaskan Hadir untuk Rakyat

    07 Januari 2026, 12:39 WIB Last Updated 2026-01-07T05:39:31Z

     


    Elitnesia.id|Bireuen, — Kepolisian Resor (Polres) Bireuen kembali menunjukkan kepeduliannya dalam pemulihan pascabencana banjir hidrometeorologi. Kapolres Bireuen AKBP Tuschad Cipta Herdani memimpin langsung aksi sosial pembersihan TK Negeri Tgk Chik Makam di Gampong Samuti Aman, Kecamatan Gandapura, Kabupaten Bireuen, Rabu (7/1/2026).



    Aksi kemanusiaan tersebut melibatkan ratusan personel Polres Bireuen yang dipimpin langsung oleh Kapolres, didampingi Kabag Ops AKP Darmansyah, Kabagren Kompol Hartana, Kapolsek Gandapura AKP Hendri Yunan, serta jajaran lainnya. Para personel bahu-membahu membersihkan lumpur sisa banjir yang menutupi halaman dan lingkungan sekolah agar kegiatan belajar mengajar dapat segera kembali berjalan normal.



    Melalui Kabag Ops AKP Darmansyah, Kapolres Bireuen menegaskan bahwa kehadiran Polri di tengah masyarakat merupakan bentuk tanggung jawab moral, terutama dalam situasi darurat pascabencana.



    “Polri hadir untuk masyarakat. Pascabanjir, hampir setiap hari kami melakukan pembersihan lumpur di fasilitas umum, rumah ibadah, sekolah, hingga perkantoran di wilayah Kabupaten Bireuen,” ujarnya.



    Kehadiran Kapolres di tengah kegiatan sosial tersebut menciptakan suasana hangat dan penuh keakraban. Para guru TK tampak antusias menyambut kedatangan Kapolres dan Ipda Ambarita, sosok polisi humanis yang dikenal luas masyarakat. Momen kebersamaan itu pun dimanfaatkan para guru untuk berswafoto, mencerminkan kedekatan emosional antara Polri dan warga.





    Kepala TK Negeri Tgk Chik Makam, Fatimah, S.Pd., menyampaikan apresiasi atas bantuan yang diberikan Polres Bireuen.



    “Kami sangat berterima kasih kepada Polres Bireuen yang telah membantu membersihkan sekolah kami dari lumpur sisa banjir,” katanya.



    Ia menjelaskan, saat banjir melanda, air sempat menggenangi ruang kelas hingga setinggi satu meter dan menyisakan lumpur setebal sekitar 30 sentimeter. Meski sebagian telah dibersihkan oleh wali murid dan guru, area halaman sekolah masih membutuhkan penanganan intensif.



    Fatimah juga menuturkan bahwa TK Negeri Tgk Chik Makam berdiri sejak 1995 atas inisiatif aparatur gampong dan resmi berstatus negeri pada November 2025 berdasarkan SK Nomor 100.3.3.2/666 Tahun 2025. Namun, rencana peresmian sekolah tersebut tertunda akibat banjir besar yang melanda kawasan Gandapura.



    Sementara itu, Keuchik Gampong Samuti Aman, Muhammad Wali Alkhalidi, mengungkapkan bahwa banjir hidrometeorologi yang terjadi sekitar sebulan lalu berdampak signifikan pada wilayahnya. Sebanyak 70 rumah warga mengalami rusak berat dan ratusan lainnya rusak ringan, dengan ketinggian air dan lumpur mencapai lebih dari satu meter di sejumlah titik.



    “Kami masih membutuhkan alat berat seperti mini ekskavator untuk membersihkan jalan dan lorong gampong. Untuk kebutuhan pangan, alhamdulillah sementara sudah terbantu melalui pemerintah kabupaten,” ujarnya.



    Di lokasi kegiatan, sejumlah ibu dan anak-anak murid TK turut menyaksikan langsung aksi bersih-bersih tersebut. Kehadiran aparat kepolisian, khususnya Ipda Ambarita, menambah keceriaan anak-anak di tengah proses pemulihan pascabencana.



    Aksi sosial ini menjadi cerminan peran Polri sebagai pengayom masyarakat, tidak hanya dalam menjaga keamanan, tetapi juga hadir menumbuhkan harapan dan semangat pemulihan, terutama bagi dunia pendidikan yang terdampak bencana.



    Sumber : Amat Asah Parang 

    Redaksi/editor : Ipul pedank laut 

    Komentar

    Tampilkan

    Tidak ada komentar:

    Posting Komentar

    Terkini