Program pembinaan tersebut akan berlangsung hingga 14 Maret 2026 dan dipusatkan di Masjid Agung Bireuen. Selama lebih dari tiga pekan, peserta mendapatkan pembelajaran intensif dalam suasana Ramadhan.
Pimpinan SANAQ, Qamar Syafawi, S.Pd.I., M.Pd, mengatakan kegiatan ini bertujuan membentengi generasi muda dengan nilai-nilai Alquran serta membentuk karakter Islami sejak dini.
Adapun materi yang diberikan meliputi tahfiz (menghafal Alquran), tahsin (perbaikan bacaan), pembelajaran bahasa Arab dan bahasa Inggris, kegiatan mewarnai untuk peserta TK, serta pendidikan akhlak dan pembinaan karakter.
Dalam sambutannya, Ir. H. Razuardi MT, menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya program tersebut. Ia menilai Daurah Ramadhan menjadi momentum strategis untuk memperkuat pendidikan spiritual sekaligus membangun kedisiplinan dan tanggung jawab generasi muda.
“Pemerintah daerah mendukung penuh kegiatan pembinaan seperti ini karena sejalan dengan upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia yang berakhlak dan berdaya saing,” ujarnya.
Melalui SANAQ 3, panitia berharap lahir generasi Qurani yang tidak hanya unggul dalam hafalan dan bacaan, tetapi juga memiliki integritas serta kepedulian sosial di tengah masyarakat.
Redaksi : Ipul pedank laut



Tidak ada komentar:
Posting Komentar