Elitnesia.id|Bireuen, – Pemerintah Kecamatan Peusangan kembali melaksanakan pengajian rutin Kamis pagi yang berlangsung di Aula Kantor Camat Peusangan, Kabupaten Bireuen, Kamis (30/7/2026). Kegiatan yang telah menjadi tradisi selama puluhan tahun ini dipimpin oleh Imum Syik Mesjid Besar Peusangan, Tgk. Muhammad Hafidh, dan diikuti oleh aparatur Kecamatan Peusangan serta masyarakat.
Pengajian rutin tersebut menjadi wadah pembinaan keagamaan sekaligus mempererat ukhuwah Islamiyah di lingkungan pemerintahan. Seluruh staf Kantor Camat Peusangan diwajibkan mengikuti kegiatan ini, sementara para keuchik, sekretaris gampong, perangkat gampong, serta masyarakat umum juga dipersilakan hadir untuk menimba ilmu agama.
Dalam pengajian, Tgk. Muhammad Hafidh menyampaikan materi yang bersumber dari kitab-kitab klasik (kitab kuning) yang menjadi rujukan para ulama, di antaranya Aqidatul Awam sebagai dasar ilmu tauhid, Sullam at-Taufiq yang membahas akidah, ibadah, dan akhlak, Safinatun Najah mengenai tata cara ibadah, serta Fathul Qarib yang mengupas fikih secara lebih mendalam. Materi disampaikan secara bertahap sesuai kebutuhan jamaah agar mudah dipahami dan diamalkan dalam kehidupan sehari-hari.
Camat Peusangan, Alfian, S.Sos, mengatakan bahwa pengajian rutin ini merupakan warisan tradisi yang terus dipertahankan sebagai bagian dari pembinaan mental dan spiritual aparatur pemerintah.
"Kami hanya melanjutkan tradisi yang telah berlangsung selama puluhan tahun di Kantor Camat Peusangan. Pengajian ini menjadi bagian dari upaya membangun aparatur yang berakhlak, berintegritas, dan memiliki landasan keagamaan yang kuat.
Apabila ada kendala seperti guru pengajian berhalangan hadir atau terdapat agenda kedinasan yang tidak dapat ditinggalkan, maka pengajian sementara ditiadakan," ujar Alfian.
Ia juga menegaskan bahwa pengajian tersebut terbuka bagi siapa saja yang ingin hadir, sehingga tidak hanya menjadi ruang belajar agama, tetapi juga sarana memperkuat silaturahmi antara pemerintah kecamatan, pemerintah gampong, dan masyarakat.
Sementara itu, salah seorang peserta pengajian, Sazali, Sekretaris Gampong Meunasah Nibong, mengaku bersyukur dapat mengikuti kegiatan tersebut. Menurutnya, selain menambah ilmu agama, pengajian rutin juga mempererat rasa persaudaraan dan kebersamaan.
"Kami merasa senang dapat mengikuti pengajian ini. Selain menambah pemahaman agama, kegiatan ini memperkuat silaturahmi, kekompakan, dan menjadi pengingat agar kami senantiasa bekerja dengan niat ibadah serta memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat," ungkapnya.
Melalui pengajian rutin setiap Kamis pagi, Pemerintah Kecamatan Peusangan berharap nilai-nilai tauhid, ibadah, dan akhlak mulia semakin tertanam dalam diri setiap aparatur. Dengan demikian, semangat melayani masyarakat tidak hanya didasari oleh tanggung jawab sebagai aparatur negara, tetapi juga menjadi bagian dari pengabdian kepada Allah SWT dan upaya mewujudkan pemerintahan yang amanah, humanis, serta membawa keberkahan bagi masyarakat.
Reporter : Muhammad Idris (Amat Asah Parang)
Editor: Ipul pedank laut

Tidak ada komentar:
Posting Komentar