Elitnesia.id|Pidie Jaya – Sejumlah Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pidie Jaya mengeluhkan belum terealisasinya pembayaran Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) yang sebelumnya diinformasikan telah memasuki tahapan pencairan. Penundaan tersebut memunculkan pertanyaan di kalangan ASN yang berharap adanya penjelasan resmi dari pemerintah daerah.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, proses administrasi pencairan TPP disebut telah rampung. Bahkan, dokumen pembayaran, termasuk Surat Perintah Pencairan Dana (SP2D), dikabarkan telah diproses. Namun, pembayaran disebut mendadak ditunda. Hingga kini, belum ada keterangan resmi mengenai alasan penundaan maupun jadwal pencairan TPP tersebut.
Salah seorang ASN yang meminta identitasnya tidak dipublikasikan mengaku penundaan tersebut cukup mengejutkan karena seluruh proses administrasi diyakini telah selesai.
"Informasi yang kami terima, TPP sebenarnya sudah siap dibayarkan. Namun, tiba-tiba ada arahan agar pencairannya ditunda. Kami berharap ada penjelasan resmi sehingga tidak menimbulkan berbagai spekulasi," ujarnya.
Menurut sejumlah ASN, TPP merupakan salah satu komponen penghasilan yang sangat membantu memenuhi kebutuhan rumah tangga. Penundaan pembayaran dinilai berdampak terhadap kondisi ekonomi keluarga, terutama bagi pegawai yang masih memiliki tanggungan biaya pendidikan anak maupun kewajiban cicilan setiap bulan.
Mereka berharap Pemerintah Kabupaten Pidie Jaya segera memberikan kepastian terkait alasan penundaan, dasar kebijakan yang diambil, serta jadwal pencairan TPP agar keresahan di kalangan ASN dapat segera terjawab.
Hingga berita ini disusun, pihak pemerintah daerah masih diharapkan memberikan klarifikasi resmi. Informasi ini akan diperbarui setelah terdapat keterangan dari instansi yang berwenang.
Sumber : Muhammad Idris ( Amat Asah Parang )

Tidak ada komentar:
Posting Komentar