• Jelajahi

    Aplikasi (1) Artis (3) Covid 19 (1) Daerah (572) Hukum (96) Internasional (191) Kampus (58) Lifestyle (16) Nasional (362) Politik (93)
    Copyright © elitnesia.id
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Iklan

    Bupati Bireuen Buka Liga Sepak Bola Mini MI, Diikuti 58 Tim Se-kabupaten

    04 Agustus 2026, 12:51 WIB Last Updated 2026-08-04T06:17:17Z
    Bupati Bireuen, Ir. H. Mukhlis, S.T., melakukan tendangan perdana sebagai tanda dibukanya Liga Sepak Bola Mini Madrasah Ibtidaiyah (MI) ke-3 Tahun 2026 di Lapangan RKN Mini Soccer, Desa Lhok Awe-Awe, Kecamatan Kuala, Selasa (4/8/2026). Turnamen yang diikuti 58 tim MI negeri dan swasta se-Kabupaten Bireuen tersebut digelar dalam rangka memeriahkan HUT ke-81 Kemerdekaan RI dan menyambut Hari Amal Bakti ke-81 Kementerian Agama RI.


    Elitnesia.id|Bireuen,– Bupati Bireuen, Ir. H. Mukhlis, S.T., resmi membuka Liga Sepak Bola Mini Madrasah Ibtidaiyah (MI) ke-3 Tahun 2026 yang diikuti 58 tim dari madrasah negeri dan swasta se-Kabupaten Bireuen. Pembukaan berlangsung di Lapangan RKN Mini Soccer, Desa Lhok Awe-Awe, Kecamatan Kuala, Selasa (4/8/2026).


    Turnamen yang diinisiasi Kelompok Kerja Kepala Madrasah Ibtidaiyah (KKMI) Kabupaten Bireuen itu digelar dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia Tahun 2026 sekaligus menyambut Hari Amal Bakti (HAB) ke-81 Kementerian Agama Republik Indonesia Tahun 2027.


    Dalam sambutannya, Mukhlis mengatakan olahraga merupakan salah satu sarana penting untuk membentuk karakter generasi muda sekaligus mengembangkan potensi peserta didik di bidang nonakademik. Karena itu, ia berharap kompetisi tersebut mampu melahirkan bibit-bibit atlet sepak bola berbakat yang nantinya dapat mengharumkan nama Kabupaten Bireuen di tingkat provinsi maupun nasional.


    Ia mengingatkan seluruh peserta agar menjunjung tinggi sportivitas, mematuhi aturan permainan, menghormati wasit, pelatih, dan lawan bertanding. Menurutnya, kemenangan bukanlah tujuan utama, melainkan pengalaman, kejujuran, kebersamaan, serta semangat untuk terus belajar dan berkembang.


    "Jadikan pertandingan ini sebagai ajang belajar, mengembangkan kemampuan, dan memperluas persahabatan. Kemenangan memang menjadi harapan, tetapi nilai sportivitas dan pengalaman jauh lebih penting," kata Mukhlis.

     

    Bupati juga mengajak para guru, orang tua, dan pendamping untuk terus memberikan motivasi kepada anak-anak agar berkembang secara optimal, baik dalam bidang akademik maupun nonakademik.


    "Pemerintah Kabupaten Bireuen akan terus mendukung berbagai kegiatan positif yang mendorong pembinaan karakter, pengembangan bakat, dan peningkatan prestasi peserta didik, termasuk melalui olahraga," ujarnya.


     

    Pada kesempatan itu, Mukhlis turut menyampaikan apresiasi kepada Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bireuen dan KKMI atas terselenggaranya Liga Sepak Bola Mini ke-3 yang dinilai menjadi wadah pembinaan atlet usia dini di lingkungan madrasah.


    Sementara itu, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bireuen, Dr. H. Zulkifli, S.Ag., M.Pd., mengatakan turnamen tersebut bukan sekadar kompetisi olahraga, tetapi juga menjadi momentum memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan RI dan menyambut HAB ke-81 Kementerian Agama RI.


    Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bireuen, Dr. H. Zulkifli, S.Ag., M.Pd., menyampaikan sambutan.


    Menurut Zulkifli, kegiatan tersebut menjadi sarana mempererat silaturahmi antara keluarga besar madrasah, KKMI, dan Kementerian Agama Kabupaten Bireuen, sekaligus memperkuat ukhuwah serta soliditas kelembagaan.


    Selain itu, kompetisi ini menjadi wadah untuk menggali, membina, dan mengembangkan bakat siswa Madrasah Ibtidaiyah di bidang sepak bola sejak usia dini. Melalui pertandingan tersebut, pihaknya ingin menanamkan nilai sportivitas, disiplin, kerja sama tim, serta semangat berkompetisi secara sehat agar para siswa tumbuh menjadi generasi yang tangguh, berkarakter, dan berakhlak mulia.


    "Kami berharap kegiatan ini terus menjadi agenda tahunan yang mampu melahirkan bibit-bibit atlet sepak bola berprestasi dari madrasah sekaligus meningkatkan prestasi nonakademik di Kabupaten Bireuen," katanya.

     

    Ketua Panitia Pelaksana, Bukhari, S.Pd., didampingi Fauzan, S.Pd., M.Pd., menjelaskan Liga Sepak Bola Mini MI ke-3 Tahun 2026 diikuti 58 tim yang berasal dari tujuh gugus Madrasah Ibtidaiyah di Kabupaten Bireuen.


    Pertandingan berlangsung selama tiga hari, mulai 4 hingga 6 Agustus 2026, menggunakan sistem gugur (knockout) dengan durasi pertandingan 2 x 10 menit. Seluruh laga digelar pada sesi pagi dan sore hari di dua lapangan RKN Mini Soccer, Desa Lhok Awe-Awe, Kecamatan Kuala.


    Melalui penyelenggaraan kompetisi tersebut, panitia berharap pembinaan olahraga di lingkungan madrasah dapat terus berkembang dan menjadi wadah lahirnya pesepak bola muda yang berprestasi, sportif, serta mampu membawa nama baik Kabupaten Bireuen pada tingkat yang lebih tinggi.


    Redaksi : Ipul pedank laut 

    Komentar

    Tampilkan

    Tidak ada komentar:

    Posting Komentar

    Terkini