Elitnesia.id | Medan,— Sebanyak 37 peserta Pelatihan Kepemimpinan Administrator (PKA) Angkatan I Tahun 2026 yang diselenggarakan oleh Pusjar SKMK LAN RI Aceh melaksanakan Studi Lapangan (Stula) di Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Medan, Jumat (21/8/2026).
Para peserta berasal dari sejumlah instansi di Provinsi Aceh dan wilayah Sumatra. Dari jumlah tersebut, tiga peserta merupakan aparatur yang berasal dari Kabupaten Bireuen.
Kegiatan studi lapangan merupakan bagian dari proses pembelajaran PKA yang bertujuan memberikan pengalaman langsung kepada peserta dalam mempelajari praktik baik penyelenggaraan pemerintahan, inovasi pelayanan publik, pengelolaan organisasi, serta strategi kepemimpinan dalam menghadapi tuntutan perubahan dan peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
Kehadiran peserta PKA disambut langsung oleh Kepala DPMPTSP Kota Medan, Rasyid Ridho Nasution, S.STP., bersama Sekretaris, para Koordinator, serta jajaran di lingkungan DPMPTSP Kota Medan.
Pertemuan tersebut menjadi kesempatan bagi peserta untuk berbagi pengalaman sekaligus menggali pengetahuan mengenai penyelenggaraan pelayanan penanaman modal dan pelayanan terpadu satu pintu di Kota Medan.
Dalam kegiatan itu, peserta mendapatkan kesempatan menggali berbagai informasi terkait penyelenggaraan pelayanan publik, pengelolaan organisasi, inovasi pelayanan, pemanfaatan teknologi, serta upaya meningkatkan efektivitas dan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
DPMPTSP Kota Medan menjadi salah satu lokus pembelajaran yang strategis karena sektor perizinan dan penanaman modal berhadapan langsung dengan masyarakat maupun dunia usaha. Kualitas pelayanan pada sektor tersebut turut menentukan kemudahan berusaha, kepastian pelayanan, serta daya tarik investasi daerah.
Melalui diskusi dan sharing knowledge bersama jajaran DPMPTSP Kota Medan, peserta PKA memperoleh perspektif mengenai pentingnya organisasi publik untuk terus beradaptasi, melakukan inovasi, membangun kolaborasi, serta memastikan setiap perubahan memberikan dampak nyata bagi masyarakat.
Kegiatan Studi Lapangan tersebut didampingi Waldi Ishaq Siregar, S.E., M.M., selaku Widyaiswara Ahli Muda Pusjar SKMK LAN RI Aceh.
Pendampingan tersebut menjadi bagian dari proses pembelajaran agar hasil observasi dan diskusi di lokus dapat dianalisis secara lebih mendalam dan dikaitkan dengan kompetensi kepemimpinan administrator, khususnya dalam mengidentifikasi praktik baik yang dapat diadaptasi dan dikembangkan pada instansi masing-masing.
Studi lapangan diharapkan tidak berhenti sebagai kegiatan observasi, tetapi mampu memberikan inspirasi bagi peserta untuk membawa praktik baik yang diperoleh ke lingkungan kerja masing-masing.
Dengan demikian, pembelajaran dari DPMPTSP Kota Medan dapat menjadi referensi dalam mendorong peningkatan kualitas pelayanan publik, inovasi organisasi, kolaborasi, serta penguatan peran administrator sebagai pemimpin perubahan.
Melalui kegiatan ini, peserta PKA Angkatan I Tahun 2026 diharapkan semakin mampu melihat permasalahan secara strategis, mengidentifikasi peluang perubahan, serta merumuskan gagasan inovatif yang memberikan manfaat nyata bagi organisasi dan masyarakat.
Belajar dari praktik, mengambil inspirasi, membangun kolaborasi, dan menghadirkan perubahan menjadi semangat Studi Lapangan PKA Angkatan I Tahun 2026.
Redaksi : Ipul pedank laut



Tidak ada komentar:
Posting Komentar