Elitnesia.id|Bireuen, – Satuan Lalu Lintas Polres Bireuen melalui Unit Laka Lantas melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) kecelakaan lalu lintas yang melibatkan Bus Putra Pelangi dan mobil pikap Isuzu Traga di Jalan Lintas Banda Aceh–Medan, tepatnya di Desa Matang Wakeuh, Kecamatan Samalanga, Kabupaten Bireuen, Selasa (25/8/2026) sekitar pukul 04.20 WIB.
Dalam penanganan di lokasi, petugas melakukan pengamanan TKP, pendataan, pemeriksaan terhadap kendaraan yang terlibat, serta meminta keterangan sejumlah saksi. Langkah tersebut dilakukan untuk mengungkap kronologi dan penyebab pasti kecelakaan.
Kapolres Bireuen AKBP Yulhendri, S.H., S.I.K., S.Psi., M.I.K., melalui Kasat Lantas AKP Irwansyah Nasution, S.E., mengatakan perkara kecelakaan tersebut kini ditangani Unit Laka Lantas Polres Bireuen.
“Kami telah melakukan olah tempat kejadian perkara terkait laka lantas antara Bus Putra Pelangi dengan mobil pikap Isuzu Traga. Kasus ini sudah dalam penanganan kami,” ujar Irwansyah.
Ia juga mengimbau para pengemudi untuk selalu mengutamakan keselamatan, terutama saat berkendara pada malam hingga dini hari.
“Kami mengimbau kepada para pengemudi agar menjaga kecepatan kendaraan dan tidak memaksakan diri mengemudi apabila lelah atau mulai mengantuk. Jika mengantuk, segera menepi dan beristirahat. Utamakan keselamatan diri sendiri dan orang lain,” katanya.
Kecelakaan tersebut mengakibatkan dua orang meninggal dunia. Kedua korban diketahui merupakan pengemudi dan penumpang Isuzu Traga, yakni Samsul Bahri (23) dan Fahrizal (20), warga Desa Arongan, Kecamatan Simpang Mamplam, Kabupaten Bireuen.
Berdasarkan keterangan yang dihimpun petugas, Isuzu Traga yang membawa keranjang ayam melaju dari arah Banda Aceh menuju Medan. Sementara Bus Putra Pelangi bergerak dari arah berlawanan, yakni Medan menuju Banda Aceh.
Kecelakaan terjadi ketika Isuzu Traga melintasi tikungan di Desa Matang Wakeuh. Kendaraan tersebut diduga melaju dengan kecepatan tinggi hingga melebar ke sisi kanan jalan.
“Pada saat di tikungan, Isuzu Traga diduga melebar ke sisi kanan jalan. Bersamaan dengan itu, dari arah berlawanan datang Bus Putra Pelangi. Karena jarak kedua kendaraan sudah terlalu dekat, tabrakan keras pada bagian depan kedua kendaraan tidak dapat dihindari,” jelas Irwansyah.
Petugas Unit Laka Lantas Polres Bireuen selanjutnya mengamankan kedua kendaraan yang terlibat kecelakaan ke Mapolres Bireuen untuk pemeriksaan dan proses penyelidikan lebih lanjut.
Polres Bireuen memastikan penanganan perkara dilakukan sesuai prosedur untuk mengetahui secara jelas penyebab utama kecelakaan serta memastikan proses hukum berjalan sebagaimana mestinya.
Redaksi : Ipul pedank laut

Tidak ada komentar:
Posting Komentar