Elitnesia.id|Bireuen,– Dinas Pertanian dan Perkebunan Kabupaten Bireuen menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada Balai Wilayah Sungai Sumatera I Aceh atas keberhasilan pelaksanaan normalisasi jaringan irigasi Pante Lhong II. Kegiatan ini diharapkan dapat memperlancar aliran air dan mendukung percepatan penanaman padi, khususnya pada lahan yang telah direhabilitasi pascabanjir.
Kepala Dinas Pertanian dan Perkebunan Kabupaten Bireuen, Mulyadi, S.E., M.M., yang diwakili oleh Analis Lahan dan Irigasi Pertanian, Muhammad Kasem, S.P., turun langsung meninjau sejumlah lokasi yang telah dilakukan normalisasi.
Salah satu lokasi yang ditinjau adalah pintu air Pante Gajah, di kawasan Pasar Matang Glumpang Dua. Lokasi tersebut merupakan bagian penting dari jaringan pengairan yang mendukung distribusi air menuju wilayah Peusangan dan Jangka.
Normalisasi jaringan irigasi ini diharapkan dapat mengatasi hambatan aliran air, sehingga kebutuhan air untuk lahan pertanian dapat terpenuhi dengan lebih baik.
Selain memperlancar pengairan, kegiatan ini juga diharapkan dapat mempercepat realisasi tanam pada lahan-lahan yang telah direhabilitasi, terutama dalam menghadapi musim tanam rendeng yang dimulai pada Oktober ini.
Dengan kondisi jaringan irigasi yang lebih baik, petani diharapkan dapat segera mengolah lahan dan melakukan penanaman sesuai jadwal. Hal ini penting untuk menjaga produktivitas pertanian sekaligus mendukung pemulihan sektor pertanian di Kabupaten Bireuen.
Dinas Pertanian dan Perkebunan Kabupaten Bireuen berharap normalisasi jaringan irigasi ini memberikan manfaat nyata bagi petani, khususnya dalam memenuhi kebutuhan air untuk lahan persawahan dan mempercepat musim tanam.
Normalisasi irigasi menjadi langkah penting untuk mempercepat tanam, meningkatkan produktivitas pertanian, dan menjaga ketahanan pangan masyarakat.


Tidak ada komentar:
Posting Komentar