• Jelajahi

    Aplikasi (1) Artis (3) Covid 19 (1) Daerah (572) Hukum (96) Internasional (191) Kampus (58) Lifestyle (16) Nasional (362) Politik (93)
    Copyright © elitnesia.id
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Iklan



    Khanduri Turun Sawah Paya Supat, Kadistanbun Bangga Sawah Tadah Hujan Kini Dua Kali Panen

    31 Oktober 2026, 12:28 WIB Last Updated 2026-10-31T05:28:22Z

     


    Elitnesia.id|Bireuen ,– Suasana penuh kebersamaan dan antusiasme mewarnai pelaksanaan Khanduri Turun Sawah di Gampong Paya Supat, Kecamatan Gandapura, Kabupaten Bireuen, Sabtu (31/10/2026). Masyarakat yang hadir tumpah ruah menjadi bukti tingginya semangat dan kepedulian warga terhadap sektor pertanian.


    Kegiatan tersebut turut dihadiri Kepala Dinas Pertanian dan Perkebunan (Kadistanbun) Bireuen, Mulyadi, SE., MM., Camat Gandapura Birul Walidin, S.STP, M.Ec.Dev, Analis Lahan dan Irigasi Pertanian Muhammad Kasem, SP., rombongan Dinas Pertanian, Ketua Apdesi Gandapura, BPP Gandapura serta para penyuluh pertanian.


    Dalam kesempatan itu, Mulyadi menyampaikan apresiasi dan kebanggaannya terhadap masyarakat Paya Supat yang mampu mengembangkan pertanian meskipun menghadapi berbagai keterbatasan, khususnya dalam hal pengairan.


    "Segala bantuan yang diberikan pemerintah merupakan bagian dari tanggung jawab kami terhadap petani. Saya sangat bangga melihat semangat masyarakat dan petani Paya Supat. Hebat masyarakat Paya Supat," ungkapnya.


    Ia juga menegaskan bahwa Dinas Pertanian dan Perkebunan Bireuen selalu terbuka bagi petani. Masyarakat dipersilakan menyampaikan aspirasi, keluhan maupun kebutuhan terkait pertanian agar dapat dicarikan solusi bersama.


    "Jangan sungkan datang ke Dinas Pertanian. Pintu kami terbuka untuk petani. Kalau ada persoalan di sawah, kebutuhan alat pertanian, masalah pengairan atau kendala lainnya, silakan sampaikan. Kita bicarakan bersama dan kita cari jalan keluarnya sesuai kemampuan serta program yang tersedia," pesannya.


    Menurut Mulyadi, komunikasi antara petani, pemerintah gampong, penyuluh dan Dinas Pertanian sangat penting agar kebutuhan di lapangan dapat diketahui dan ditindaklanjuti.


    *Dari Sawah Tadah Hujan Menjadi Produktif Dua Kali Tanam*


    Keuchik Gampong Paya Supat, Muhammad Husen, menyampaikan bahwa Gampong Paya Supat memiliki luas areal persawahan sekitar 50 hektare. Sebelum 2019, sebagian besar lahan masih berstatus tadah hujan dan sangat bergantung pada curah hujan.


    Namun, berkat dukungan dana desa, partisipasi masyarakat dan bantuan Dinas Pertanian, kini lahan tersebut berkembang menjadi sawah produktif yang mampu ditanami dua kali dalam setahun.


    Salah satu pendukung keberhasilan tersebut adalah keberadaan sekitar 20 unit sumur bor yang menggunakan tenaga listrik. Sumur bor dibangun melalui dana desa dengan tambahan dukungan dari Dinas Pertanian.


    Meskipun mayoritas petani masih mengandalkan sumur bor untuk pengairan, mereka mampu mengoptimalkan lahan sehingga tetap dapat melaksanakan dua kali musim tanam setiap tahun.


    Pada tahun 2026, Gampong Paya Supat telah mendapatkan sejumlah bantuan dari Dinas Pertanian, meliputi traktor, Jalan Usaha Tani (JUT) rabat beton dan sumur bor.


    *14 Hektare Disiapkan untuk Rencana Penerapan Teknik Penanaman Baru*


    Dari total 50 hektare lahan persawahan, sebanyak 14 hektare direncanakan untuk penerapan teknik penanaman PM AAS pada musim tanam yang akan datang. Sementara itu, 36 hektare lainnya direncanakan tetap menggunakan pola penanaman normal.


    Rencana tersebut diharapkan menjadi salah satu upaya untuk meningkatkan produktivitas dan hasil pertanian di Gampong Paya Supat.


    Kadistanbun Bireuen berharap semangat, kekompakan dan gotong royong masyarakat terus dipertahankan. Menurutnya, keberhasilan pertanian tidak hanya ditentukan oleh bantuan pemerintah, tetapi juga kemauan dan kesungguhan petani dalam mengelola lahan.


    Khanduri Turun Sawah ini bukan sekadar tradisi menyambut musim tanam, melainkan juga menjadi momentum memperkuat kebersamaan antara petani, pemerintah gampong dan pemerintah daerah dalam mendorong kemajuan pertanian serta menjaga ketahanan pangan di Kabupaten Bireuen.

    Komentar

    Tampilkan

    Tidak ada komentar:

    Posting Komentar

    Terkini

    !

    Mohon Nonaktifkan AdBlock

    Iklan membantu kami menjaga website ini tetap gratis. Silakan nonaktifkan AdBlock untuk mendukung website kami.

    Terima kasih atas dukungan Anda.