• Jelajahi

    Aplikasi (1) Artis (3) Covid 19 (1) Daerah (550) Hukum (78) Internasional (185) Kampus (57) Lifestyle (16) Nasional (270) Politik (60)
    Copyright © elitnesia.id
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Iklan

    USM Banda Aceh Tingkatkan Wawasan Kebangsaan Mahasiswa Zamzami Gelorakan Mahasiswa

    Senin, 03 Juni 2024, Juni 03, 2024 WIB Last Updated 2024-06-03T16:47:46Z


    Elitnesia.id|BANDA ACEH - Universitas Serambi Mekkah Kuatkan wawasan kebangsaan para mahasiswa dengan menggelar dialog kebangsaan. Dialog kebangsaan dengan tema" Menuju Generasi Emas Indonesia 2024 Melalui Pendidikan Berkualitas, Berkompeten dan Berdaya Saing Tinggi "


    Kegiatan Ini berlangsung di Aula Universitas Serambi Mekkah, menghadirkan tiga Pemateri seperti, Dr. Hambali. S.Fil. I, M.Pd, Zamzami S.T,. M.AP. dan Dr. Jalaluddin. S.Pd., M.Pd, Senin (3/6/24).


    Dalam kesempatan ini Zamzami Anggota DPRK Aceh Selatan dan Sekwil Dpw Nasdem Aceh Menyampaikan seluruh anak bangsa harus mengamalkan landasan yang sudah ditetapkan oleh negara dan hidup rukun di tengah Kebhinnekaan.


    Kita negara besar yang sudah didirikan dengan beragam bahasa, dengan kebhinekaan, persatuan dan kesatuan harus makin kokoh, Pancasila dan UUD 1945 Ujarnya Zamzami Anggota DPR Aceh Terpilih Pemilu 2024.


    Lanjutnya Zamzami Kita merujuk pada sistem pemerintahan yang didasarkan pada prinsip-prinsip demokrasi representatif, di mana kekuasaan politik dipegang oleh wakil-wakil yang dipilih oleh rakyat melalui pemilihan umum.


    Sejak reformasi pada tahun 1998, sambungnya, Indonesia telah mengadopsi sistem demokrasi multipartai,dimana partai politik bersaing dalam pemilihan umum untuk memperebutkan kursi di lembaga legislatif dan posisi eksekutif.



    Di Akhir Penyampaian Zamzami Mengingatkan kepada Mahasiswa Manfaat diadakan seminar ini yang mana akan memberikan wadah bagi kita untuk berdiskusi dan bertukar pikiran tentang tantangan-tantangan yang dihadapi dalam menjaga dan memperkuat demokrasi menjelang Pemilu 2024 di Indonesia, serta untuk mencari solusi yang konstruktif dan inklusif, Tutupnya.(**).

    Komentar

    Tampilkan

    Tidak ada komentar:

    Posting Komentar

    Terkini