![]() |
| Tgk. Hanafiah M. Ali, S.Ag., M.A. |
Elitnesia.id|Bireuen,— Tgk. Hanafiah M. Ali, S.Ag., M.A., menyampaikan khutbah Jumat di Masjid Fathul Kabir, Desa Krueng Baro Mesjid, Kecamatan Peusangan, Kabupaten Bireuen, Jumat (30/1/2026). Dalam khutbah tersebut, ia mengangkat tema Keistimewaan Malam Nisfu Sya’ban yang sarat makna spiritual bagi umat Islam.
Di hadapan jamaah, Tgk. Hanafiah menjelaskan bahwa malam Nisfu Sya’ban merupakan salah satu malam istimewa yang penuh keberkahan dan kesucian. Malam ini dikenal sebagai Lailatul Bara’ah, yakni malam yang dipenuhi kebaikan, kemuliaan, serta limpahan rahmat dari Allah SWT kepada hamba-Nya.
Selain itu, malam Nisfu Sya’ban juga disebut sebagai Lailatul Ghufran atau malam pengampunan dosa. Pada malam tersebut, Allah SWT membuka pintu ampunan seluas-luasnya bagi hamba yang bertaubat dengan sungguh-sungguh atas segala dosa dan kesalahan yang telah diperbuat.
Dalam khutbahnya, Tgk. Hanafiah mengutip hadis Rasulullah SAW yang diriwayatkan dari Mu’adz bin Jabal, yang menyebutkan bahwa Allah SWT melihat seluruh makhluk-Nya pada malam Nisfu Sya’ban dan mengampuni semua makhluk-Nya, kecuali mereka yang menyekutukan Allah.
Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa malam Nisfu Sya’ban juga dikenal sebagai Lailatul Ijabah, yaitu malam dikabulkannya doa-doa. Menurutnya, siapa pun yang menghidupkan malam tersebut dengan ibadah, zikir, dan doa akan memperoleh kemuliaan berupa terkabulnya permohonan kepada Allah SWT.
Tgk. Hanafiah juga memaparkan sejumlah amalan yang lazim dilakukan para ulama dan orang-orang saleh untuk menghidupkan malam Nisfu Sya’ban. Di antaranya melaksanakan salat sunat dua rakaat dengan membaca Surah Al-Kafirun pada rakaat pertama dan Surah Al-Ikhlas pada rakaat kedua, kemudian dilanjutkan dengan membaca Surah Yasin sebanyak tiga kali dengan niat yang berbeda.
Pembacaan Surah Yasin pertama diniatkan agar Allah SWT memanjangkan umur dalam ketaatan, bacaan kedua untuk memohon rezeki yang halal dan penuh keberkahan, serta bacaan ketiga agar Allah SWT menetapkan hati dalam iman dan Islam serta menganugerahkan husnul khatimah. Amalan tersebut dapat dilanjutkan dengan salat sunat tasbih dan memperbanyak doa.
Menutup khutbahnya, Tgk. Hanafiah mengajak seluruh jamaah Jumat untuk memanfaatkan malam Nisfu Sya’ban yang penuh kemuliaan tersebut dengan memperbanyak ibadah, zikir, dan doa. Ia berharap umat Islam termasuk golongan hamba yang memperoleh keberkahan serta ampunan dari Allah SWT.
Sumber : Amat Asah Parang
Redaksi/editor : Ipul pedank laut

Tidak ada komentar:
Posting Komentar