![]() |
| Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Pelaksana BPBD Bireuen, Doli Mardian, SE.,M.S.M. |
Elitnesia.id|Bireuen,— Pemerintah Kabupaten Bireuen membantah tegas isu penimbunan bantuan logistik yang disebut terjadi di Gudang Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bireuen. Klarifikasi tersebut disampaikan menyusul beredarnya informasi tidak benar di media massa dan media sosial yang dinilai menimbulkan keresahan di tengah masyarakat.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Pelaksana BPBD Bireuen, Doli Mardian, SE.,M.S.M., menegaskan bahwa pengelolaan dan distribusi bantuan logistik selama masa tanggap darurat banjir dilakukan sesuai prosedur serta mengedepankan prinsip transparansi dan akuntabilitas.
“Tidak ada penimbunan logistik di Gudang BPBD. Stok yang terlihat cukup banyak merupakan kondisi wajar karena setiap hari kami menerima bantuan dari berbagai pihak, baik donatur maupun Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB),” kata Doli Mardian kepada wartawan, Rabu (14/1/2026).
Menurut dia, keluar-masuk logistik berlangsung secara dinamis dan disesuaikan dengan kebutuhan di lapangan. Penyaluran bantuan, lanjutnya, dilakukan melalui mekanisme resmi berdasarkan permintaan tertulis dari camat setempat, sehingga distribusi dapat berjalan tepat sasaran dan merata bagi masyarakat terdampak.
Doli juga menanggapi sorotan terkait peralatan kerja seperti cangkul dan gerobak sorong yang masih tersimpan di gudang BPBD. Ia memastikan peralatan tersebut merupakan logistik yang baru diterima pada akhir pekan lalu dan sedang dipersiapkan untuk segera disalurkan.
“Peralatan ini digunakan untuk mendukung penanganan pascabencana, terutama pembersihan lumpur, sampah, dan sisa material banjir di permukiman warga serta fasilitas umum. Penyalurannya dilakukan secara bertahap sesuai kebutuhan,” ujarnya.
Dalam kesempatan itu, Doli Mardian didampingi Plt Sekretaris Daerah Kabupaten Bireuen, Hanafiah. Keduanya menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk tetap fokus pada upaya kemanusiaan dan pemulihan pascabencana, tanpa terpengaruh oleh narasi disinformasi yang berpotensi memperkeruh situasi.
“Pemerintah daerah bekerja maksimal dan totalitas. Fokus kami adalah memastikan kebutuhan masyarakat terpenuhi dan proses pemulihan berjalan dengan baik,” tegas Doli.
Pemkab Bireuen juga mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang tidak jelas sumber dan kebenarannya. Masyarakat diminta mengonfirmasi setiap informasi melalui kanal resmi pemerintah.
“Kami mengajak semua pihak menjaga suasana kondusif. Penanganan bencana kami lakukan secara terbuka, profesional, dan bertanggung jawab demi kepentingan masyarakat,” kata Doli.
Dengan klarifikasi ini, Pemerintah Kabupaten Bireuen berharap kepercayaan publik terhadap penanganan bencana tetap terjaga, sekaligus memperkuat sinergi antara pemerintah dan masyarakat dalam menghadapi serta memulihkan dampak banjir di sejumlah wilayah Bireuen.
Redaksi : Ipul pedank laut

Tidak ada komentar:
Posting Komentar