• Jelajahi

    Aplikasi (1) Artis (3) Covid 19 (1) Daerah (556) Hukum (88) Internasional (191) Kampus (58) Lifestyle (16) Nasional (355) Politik (74)
    Copyright © elitnesia.id
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Iklan

    Puluhan Polisi Bersihkan Lumpur TK Tursina, Anak-anak Sambut Riang Kehadiran Polres Bireuen

    22 Januari 2026, 10:51 WIB Last Updated 2026-01-22T03:51:33Z

     


    Elitnesia.id|Bireuen ,— Puluhan personel Polres Bireuen membersihkan lumpur sisa banjir di TK Tursina, Dusun Lipah, Gampong Cot Me, Kecamatan Kutablang, Kabupaten Bireuen, Kamis (22/1/2026). Kehadiran aparat kepolisian dari berbagai polsek tersebut disambut penuh keceriaan oleh anak-anak yang sekolahnya terdampak banjir.



    Alih-alih menghadirkan suasana tegang, kehadiran polisi justru membawa rasa aman dan kebahagiaan. Anak-anak tampak antusias menyaksikan para personel bergotong royong membersihkan halaman sekolah yang masih tertutup lumpur.



    Kegiatan sosial itu dipimpin langsung oleh Kasat Binmas Polres Bireuen selaku Ketua Tim, AKP Barmawi, S.E., didampingi pejabat utama (PJU) serta perwira staf. Dengan peralatan sederhana seperti cangkul, sekop, dan gerobak sorong, para personel bahu-membahu mengangkat dan mengangkut lumpur dari lingkungan sekolah.




    Aksi gotong royong tersebut menjadi wujud kehadiran Polri tidak hanya sebagai penegak hukum, tetapi juga sebagai bagian dari masyarakat yang peduli terhadap pemulihan pascabencana, khususnya di sektor pendidikan anak usia dini.



    Di sela kegiatan, keceriaan anak-anak TK Tursina tampak jelas. Mereka sesekali mendekat, memperhatikan aktivitas para polisi, bahkan tertawa riang melihat lumpur yang diangkut bersama-sama. Suasana tersebut menjadi penyemangat tersendiri bagi para personel yang terlibat.



    Kepala UPTD TK Tursina, Nova Yunita, S.Pd., mengapresiasi kepedulian Polres Bireuen. Ia menjelaskan, TK Tursina merupakan sekolah swasta di bawah naungan Yayasan Tursina dengan empat tenaga pendidik dan staf, serta 25 orang anak didik.



    Menurut Nova, saat banjir melanda, ketinggian air mencapai sekitar satu meter dan menyisakan endapan lumpur setinggi kurang lebih 30 sentimeter di lingkungan sekolah. Meski demikian, sejak 5 Januari 2026 kegiatan belajar dan bermain anak-anak mulai kembali berjalan berkat gotong royong wali murid yang membersihkan ruang kelas.



    “Namun hampir seluruh mobiler dan alat permainan anak-anak rusak akibat lumpur,” ujar Nova.



    Ia menilai, kehadiran puluhan anggota Polres Bireuen yang membantu membersihkan halaman sekolah menjadi suntikan semangat baru bagi para guru dan peserta didik.



    “Kami mengucapkan terima kasih kepada Polres Bireuen. Ini bukti bahwa Polri benar-benar hadir untuk masyarakat. Tepat seperti slogan, Polri untuk masyarakat,” kata Nova.



    Kegiatan tersebut tidak hanya membersihkan sisa lumpur banjir, tetapi juga membantu memulihkan semangat dan rasa aman anak-anak. Bagi siswa TK Tursina, momen tersebut menjadi pengalaman berharga—menyaksikan langsung sosok polisi yang ramah, peduli, dan hadir untuk masa depan mereka.


    Sumber : Amat Asah Parang 

    Editor/Redaksi : Ipul pedank laut 

    Komentar

    Tampilkan

    Tidak ada komentar:

    Posting Komentar

    Terkini