• Jelajahi

    Aplikasi (1) Artis (3) Covid 19 (1) Daerah (556) Hukum (88) Internasional (191) Kampus (58) Lifestyle (16) Nasional (355) Politik (74)
    Copyright © elitnesia.id
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Iklan

    Babinsa Turun Langsung Pantau Harga Pupuk, Jaga Stabilitas Kebutuhan Petani

    17 Februari 2026, 13:04 WIB Last Updated 2026-02-17T06:04:06Z

     


    Elitnesia.id|Bireuen – Dalam upaya memastikan ketersediaan dan stabilitas harga sarana pertanian bagi masyarakat, Serka Mukhlis, Babinsa Koramil 01/Bireuen, melaksanakan komunikasi sosial (Komsos) dengan penjual pupuk di Desa Meunasah Capa, Kecamatan Kota Juang, Kabupaten Bireuen, sebagai bagian dari pemantauan harga pupuk sekaligus menjalin silaturahmi dengan pelaku usaha di wilayah binaan. Selasa (17/02/2026).


    Dalam dialog yang berlangsung santai namun penuh makna, Babinsa menanyakan kondisi stok pupuk, perkembangan harga di pasaran, serta kendala distribusi yang mungkin dihadapi pedagang maupun petani. Langkah ini dilakukan guna memastikan kebutuhan petani tetap terpenuhi sehingga kegiatan pertanian dapat berjalan lancar.


    Serka Mukhlis menyampaikan bahwa pemantauan tersebut merupakan bentuk kepedulian terhadap kesejahteraan petani, karena ketersediaan pupuk yang terjangkau sangat berpengaruh terhadap hasil produksi pertanian masyarakat.


    “Kami ingin memastikan harga pupuk tetap stabil dan mudah didapat oleh petani. Melalui komunikasi seperti ini, kami bisa mengetahui situasi di lapangan sekaligus menjaga hubungan baik dengan masyarakat,” ujarnya.


    Kegiatan Komsos ini juga menjadi sarana memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat, di mana Babinsa tidak hanya hadir dalam aspek keamanan, tetapi juga turut memperhatikan kebutuhan ekonomi masyarakat, khususnya sektor pertanian yang menjadi mata pencaharian utama warga.


    Diharapkan melalui pemantauan rutin ini, distribusi pupuk tetap lancar, harga tetap terkendali, dan para petani dapat terus berproduksi secara optimal demi mendukung ketahanan pangan di wilayah.

    Komentar

    Tampilkan

    Tidak ada komentar:

    Posting Komentar

    Terkini