• Jelajahi

    Aplikasi (1) Artis (3) Covid 19 (1) Daerah (556) Hukum (88) Internasional (191) Kampus (58) Lifestyle (16) Nasional (355) Politik (74)
    Copyright © elitnesia.id
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Iklan

    BPBD Bireuen Gerak Cepat Salurkan Bantuan Masa Panik Korban Kebakaran Paya Cut

    22 Februari 2026, 21:07 WIB Last Updated 2026-02-22T14:07:04Z

     

    Plt Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Bireuen, Doli Mardian (rompi hitam), menyerahkan bantuan masa panik kepada korban kebakaran di Desa Paya Cut, Kecamatan Juli, Kabupaten Bireuen, Minggu (22/2/2026).

    Elitnesia.id|Bireuen,— Pemerintah Kabupaten Bireuen melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Bireuen bergerak cepat menyalurkan bantuan masa panik kepada korban kebakaran di Desa Paya Cut, Kecamatan Juli, Minggu (22/2/2026).



    Kebakaran yang terjadi pada Sabtu (21/2/2026) sekitar pukul 18.15 WIB itu menghanguskan satu unit rumah konstruksi kayu milik Isbarullah. Api juga melalap seluruh isi rumah serta satu unit sepeda motor. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, namun kerugian ditaksir mencapai Rp80 juta.



    Begitu menerima laporan dari masyarakat dan perangkat desa, Tim Reaksi Cepat (TRC) bersama personel Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops-PB) langsung turun ke lokasi untuk melakukan kaji cepat, pendataan, dan dokumentasi.


    Baca juga : 

    Satu Unit Rumah di Kecamatan Juli Hangus Terbakar


    Plt Kepala Pelaksana BPBD Bireuen, Doli Mardian, mengatakan bantuan masa panik disalurkan sebagai langkah awal penanganan darurat bagi korban terdampak.



    “Bantuan yang diberikan berupa kebutuhan dasar seperti beras, makanan siap saji, selimut, matras, serta perlengkapan sandang lainnya. Ini untuk memastikan kebutuhan dasar keluarga korban tetap terpenuhi,” ujarnya.


    Saat ini, keluarga korban yang terdiri dari empat jiwa mengungsi di tenda darurat BPBD. Unsur kecamatan dan perangkat desa setempat turut terlibat dalam proses penanganan di lapangan.



    Penyebab kebakaran hingga kini masih dalam penyelidikan. Pemerintah daerah mengimbau masyarakat agar lebih waspada terhadap potensi kebakaran, terutama pada rumah berbahan kayu yang rentan terbakar serta memastikan instalasi listrik dalam kondisi aman.


    Redaksi : Ipul pedank laut 

    Komentar

    Tampilkan

    Tidak ada komentar:

    Posting Komentar

    Terkini