![]() |
| Pelaksana Tugas (Plt) Direktur RSUD dr. Fauziah Bireuen, Minar Mushari. (ist) |
Elitnesia.id|Bireuen,— Kabar positif datang bagi tenaga medis dan tenaga kesehatan di RSUD dr. Fauziah Bireuen. Manajemen rumah sakit memastikan seluruh pembayaran jasa pegawai telah disalurkan sepenuhnya tanpa potongan apa pun. Kepastian ini diharapkan dapat meningkatkan motivasi kerja sekaligus memperkuat kualitas pelayanan kesehatan kepada masyarakat.
Penegasan tersebut disampaikan Pelaksana Tugas (Plt) Direktur RSUD dr. Fauziah Bireuen, Minar Mushari, saat dihubungi, Sabtu (14/2/2026). Ia mengatakan, manajemen terus melakukan pembenahan sistem administrasi dan keuangan agar pembayaran jasa medis ke depan berlangsung lebih tertib, transparan, dan tepat waktu.
Menurut Minar, komitmen tersebut tidak hanya untuk memastikan hak pegawai terpenuhi, tetapi juga menjadi bagian dari upaya menciptakan lingkungan kerja yang profesional dan kondusif. Dengan sistem pembayaran yang lebih baik, tenaga medis diharapkan dapat bekerja lebih optimal dalam memberikan pelayanan kepada pasien.
Selain itu, manajemen juga menargetkan sejumlah komponen jasa, termasuk klaim terkait Jasa Raharja dan insentif uang jaga malam, dapat kembali disalurkan tanpa kendala menjelang bulan Ramadan. Langkah ini diharapkan memberi kepastian finansial bagi tenaga kesehatan, terutama dalam menghadapi peningkatan kebutuhan selama bulan suci.
“Kami terus berupaya agar hak-hak tenaga medis dan pegawai lainnya dibayarkan tepat waktu. Insya Allah, pada bulan Ramadan ini kembali akan disalurkan,” ujar Minar.
Ia menegaskan, manajemen menjamin tidak ada pemotongan terhadap hak pegawai dalam bentuk apa pun. Namun, peningkatan kesejahteraan tersebut harus berjalan seiring dengan peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
Dalam hal ini, manajemen menekankan pentingnya profesionalisme dan tanggung jawab seluruh tenaga medis, tenaga kesehatan, maupun pegawai lainnya. Pegawai yang tidak memberikan pelayanan maksimal kepada pasien akan dikenai sanksi sesuai ketentuan yang berlaku.
Menurut Minar, hal itu sejalan dengan arahan pimpinan daerah agar pelayanan publik, khususnya di sektor kesehatan, tetap menjadi prioritas utama. Pelayanan yang cepat, ramah, dan profesional dinilai menjadi kunci untuk meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap fasilitas kesehatan pemerintah.
Manajemen rumah sakit berharap pembenahan sistem pembayaran jasa yang lebih tertib dan transparan dapat berdampak langsung pada peningkatan mutu pelayanan kesehatan bagi masyarakat Kabupaten Bireuen. Dengan sinergi antara kesejahteraan pegawai dan profesionalisme kerja, pelayanan kesehatan di daerah tersebut diharapkan semakin optimal dan berkelanjutan.
Redaksi : Ipul pedank laut

Tidak ada komentar:
Posting Komentar