• Jelajahi

    Aplikasi (1) Artis (3) Covid 19 (1) Daerah (572) Hukum (94) Internasional (191) Kampus (58) Lifestyle (16) Nasional (361) Politik (87)
    Copyright © elitnesia.id
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Iklan

    Tgk. Hanafiah M. Ali Jadi Khatib Jumat di Masjid Baitul Abrar, Sampaikan Pesan Penting tentang Obat Hati

    12 Juni 2026, 14:26 WIB Last Updated 2026-06-12T07:26:19Z

     


    Elitnesia.id|Bireuen – Tgk. Hanafiah M. Ali, S.Ag., M.A., bertindak sebagai khatib dalam pelaksanaan Shalat Jumat di Masjid Baitul Abrar, Gampong Pante Raya, Kecamatan Peusangan Siblah Krueng, Kabupaten Bireuen, Jumat (12/6/2026).


    Dalam khutbahnya, Tgk. Hanafiah mengangkat tema "Obat Hati", yang berlandaskan firman Allah SWT tentang pentingnya menjaga kebersihan hati sebagai bekal utama menuju kehidupan akhirat.


    Ia mengutip firman Allah SWT yang menjelaskan bahwa pada hari kiamat kelak harta dan anak-anak tidak lagi memberikan manfaat, kecuali bagi orang yang datang menghadap Allah dengan hati yang bersih, penuh keimanan, dan senantiasa taat menjalankan ajaran agama.


    Menurutnya, para ulama membagi kondisi hati manusia menjadi tiga golongan, yaitu hati yang mati, hati yang sakit, dan hati yang sehat.


    "Hati yang mati adalah hati yang telah tertutup dari petunjuk Allah. 


    Sebagaimana firman-Nya dalam Surah Al-Baqarah yang menjelaskan bahwa Allah mengunci hati, pendengaran, dan penglihatan mereka sehingga mendapatkan azab yang pedih. Semoga Allah menjaga hati kita agar selalu hidup dengan nilai-nilai iman dan Islam," ujarnya.




    Selain itu, ia menjelaskan tentang hati yang sakit, yaitu hati yang dipenuhi berbagai penyakit seperti kufur nikmat, penyakit batin, serta sifat-sifat yang menjauhkan manusia dari Allah SWT.


    "Allah telah mengingatkan bahwa di dalam hati mereka terdapat penyakit, lalu Allah menambah penyakit itu karena mereka tidak berusaha mengobatinya," katanya.


    Dalam khutbah tersebut, Tgk. Hanafiah juga menguraikan lima perkara yang menjadi obat hati menurut para ulama.


    Pertama, membaca Al-Qur'an dan memahami maknanya. Menurutnya, Al-Qur'an merupakan cahaya kehidupan yang akan memberikan syafaat bagi pembacanya.


    Kedua, mendirikan shalat, terutama shalat malam yang mampu menghadirkan ketenangan dan kedamaian dalam kehidupan.


    Ketiga, berkawan dengan orang-orang saleh. Ia mengingatkan bahwa Rasulullah SAW senantiasa berdoa agar dikumpulkan bersama orang-orang saleh dan dimasukkan ke dalam surga bersama mereka.


    Keempat, berpuasa. Ia menjelaskan bahwa Rasulullah SAW sangat menganjurkan puasa Senin dan Kamis karena hari Senin merupakan hari kelahiran beliau, sedangkan pada hari Kamis amal manusia diangkat kepada Allah SWT.


    "Betapa bahagianya apabila amal saleh kita diangkat ketika sedang berpuasa," ungkapnya di hadapan jamaah.


    Kelima, memperbanyak zikir kepada Allah SWT. Ia mengutip firman Allah yang menyatakan bahwa dengan mengingat Allah, hati menjadi tenang dan tenteram.


    Tgk. Hanafiah juga mengingatkan pesan ulama kharismatik Aceh, Abu Tumin, yang menyebutkan bahwa kalimat Laa Ilaaha Illallah merupakan kunci surga. Semakin banyak seorang hamba berzikir, semakin dekat dirinya kepada rahmat Allah SWT.


    "Rasulullah SAW bersabda, barang siapa yang akhir perkataannya adalah Laa Ilaaha Illallah, maka ia akan masuk surga. Semoga kita semua menjadi hamba yang husnul khatimah dan termasuk penghuni surga Allah SWT," harapnya.


    Menjelang akhir khutbah, ia kembali menegaskan pentingnya menjaga hati agar tetap sehat dan dipenuhi keimanan. Menurutnya, dalam kehidupan sehari-hari manusia selalu diingatkan untuk berhati-hati, baik saat bepergian maupun dalam berbagai urusan dunia. Namun yang lebih penting adalah menjaga hati agar tetap dekat dengan Allah SWT.


    Khutbah ditutup dengan ajakan kepada seluruh jamaah untuk terus memperbaiki diri, mengobati hati yang sakit, memelihara hati yang sehat, serta mempersiapkan diri menyambut panggilan Allah SWT dengan jiwa yang tenang (nafsul muthmainnah), penuh keimanan dan keridhaan-Nya.


    "Semoga Allah memasukkan kita ke dalam golongan hamba-hamba-Nya yang saleh dan memberikan tempat di surga yang penuh kenikmatan. Amin Ya Rabbal Alamin," tutup Tgk. Hanafiah


    Sumber : Amat Asah Parang 

    Redaksi : Ipul pedank laut 

    Komentar

    Tampilkan

    Tidak ada komentar:

    Posting Komentar

    Terkini