• Jelajahi

    Aplikasi (1) Artis (3) Covid 19 (1) Daerah (565) Hukum (93) Internasional (191) Kampus (58) Lifestyle (16) Nasional (360) Politik (81)
    Copyright © elitnesia.id
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Iklan

    Puluhan Personel Polres Bireuen Bersama Mahasiswa Umuslim Pulihkan PAUD Nusa Indah Pascabanjir

    04 Februari 2026, 11:16 WIB Last Updated 2026-02-04T04:16:13Z

     


    Elitnesia.id|Bireuen,— Puluhan personel Polres Bireuen bersama mahasiswa Universitas Almuslim (Umuslim) Bireuen bergotong royong membersihkan sisa lumpur dan menata kembali lingkungan PAUD Nusa Indah pascabanjir hidrometeorologi, Rabu (4/2/2026). Kegiatan berlangsung di Gampong Raya Tambo, Kecamatan Peusangan, Kabupaten Bireuen.



    Aksi sosial tersebut merupakan bentuk kepedulian Polri terhadap pemulihan fasilitas pendidikan yang terdampak banjir. Kegiatan dipimpin Kabag Ops Polres Bireuen Kompol Darmansyah dengan Ketua Tim Kegiatan Lapangan Kompol Suryanto.



    Sejumlah personel Polres Bireuen tampak bahu-membahu membersihkan endapan lumpur, menata ulang halaman sekolah, memperbaiki kanopi, serta memasang kembali rangka besi dan paranet yang roboh akibat banjir. Area permainan anak-anak juga dirapikan agar kembali aman dan nyaman digunakan.



    Sementara itu, empat mahasiswa Universitas Almuslim Bireuen membantu para guru PAUD dengan mengajar dan mendampingi anak-anak bermain di dalam ruangan agar kegiatan belajar mengajar tetap berjalan.



    Kepala Yayasan Nusa Indah Raya, Erni Juniyawan, S.Pd., didampingi Pembina Yayasan Marliana, S.Pd., MKM, mengatakan kondisi lembaga pendidikan tersebut kini berangsur pulih dan kembali aktif.



    “Alhamdulillah, kegiatan belajar sudah kembali berjalan dengan dua kelompok anak, yakni TK dan Kelompok Bermain. Saat banjir, ketinggian air mencapai lebih dari satu meter dan meninggalkan endapan lumpur sekitar 30 sentimeter,” ujar Erni.



    Ia menjelaskan, pembersihan sebelumnya telah dilakukan secara bertahap oleh berbagai pihak, di antaranya relawan dari Malaysia selama 12 hari, Rumah Zakat selama 12 hari, Komunitas Sambawana Jakarta, serta para guru setempat selama lima hari. Namun, pekerjaan di bagian halaman, kanopi, dan paranet masih tersisa.



    “Alhamdulillah hari ini puluhan personel Polres Bireuen hadir membantu. Terima kasih kepada Bapak Kapolres Bireuen dan seluruh jajaran,” katanya.



    Yayasan Nusa Indah Raya diketahui telah kembali mengaktifkan kegiatan belajar dan bermain sejak 5 Januari 2026.



    Di lokasi yang sama, mahasiswa Umuslim yang dikoordinir T. Munawar dari Fakultas Informatika bersama mahasiswa lintas fakultas lainnya terlihat mengajar serta menata alat permainan edukatif anak-anak. Kegiatan tersebut merupakan bagian dari Program Kerja Kampus (Proka) Universitas Almuslim dalam mendukung pemulihan fasilitas umum dan pendidikan pascabanjir.



    Kolaborasi antara Polres Bireuen, mahasiswa, dan pihak sekolah ini menjadi wujud sinergi kepedulian terhadap dunia pendidikan serta pemulihan kehidupan masyarakat pascabencana.


    Sumber : Amat Asah Parang 

    Redaksi : Ipul pedank laut 

    Komentar

    Tampilkan

    Tidak ada komentar:

    Posting Komentar

    Terkini