• Jelajahi

    Aplikasi (1) Artis (3) Covid 19 (1) Daerah (556) Hukum (93) Internasional (191) Kampus (58) Lifestyle (16) Nasional (360) Politik (77)
    Copyright © elitnesia.id
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Iklan

    Bupati Bireuen dan Ketua PMI Serahkan Bantuan Masa Panik untuk Yatim Piatu Korban Kebakaran

    26 Maret 2026, 22:34 WIB Last Updated 2026-03-26T16:45:53Z

     

    Bupati Bireuen, Mukhlis bersama Ketua PMI Bireuen, Edi Saputra, menyerahkan bantuan masa panik kepada korban kebakaran di Desa Cot Rabo Tunong, Kecamatan Peusangan, Kamis (26/3/2026). Bantuan berupa logistik dan kebutuhan dasar tersebut diperuntukkan bagi warga terdampak, termasuk dua anak yatim piatu yang kehilangan tempat tinggal akibat musibah kebakaran.

    Elitnesia.id|Bireuen ,– Pemerintah Kabupaten Bireuen bersama Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Bireuen bergerak cepat merespons musibah kebakaran yang menghanguskan rumah warga di Desa Cot Rabo Tunong, Kecamatan Peusangan.


    Pada Kamis (26/3/2026), Bupati Bireuen, Mukhlis, bersama Ketua PMI Bireuen, Edi Saputra, turun langsung ke lokasi untuk menyerahkan bantuan masa panik kepada para korban.


    Kehadiran keduanya menjadi bentuk kepedulian terhadap warga terdampak, khususnya dua anak yatim piatu yang kehilangan tempat tinggal akibat kebakaran tersebut.


    Peristiwa kebakaran terjadi pada Rabu malam (25/3/2026) sekitar pukul 21.00 WIB. Musibah itu menyisakan duka mendalam bagi dua bersaudara, Bilal (14) dan adiknya Mulkan (8), setelah rumah permanen yang mereka tempati ludes dilalap api beserta seluruh isinya.


    “Hati kami sangat tersentuh melihat kondisi anak-anak kita, Bilal dan Mulkan. Mereka telah kehilangan orang tua, dan kini kehilangan rumah tempat berteduh. Kami hadir untuk memastikan mereka tidak sendirian menghadapi ujian ini,” ujar Mukhlis di lokasi.


    Dalam kunjungan tersebut, pemerintah daerah bersama PMI menyerahkan bantuan logistik untuk memenuhi kebutuhan dasar para korban. Bantuan tidak hanya diberikan kepada dua anak yatim tersebut, tetapi juga kepada keluarga M. Nasir (61) yang rumahnya turut terdampak akibat kobaran api.


    Edi Saputra menegaskan, PMI akan terus bersinergi dengan pemerintah daerah dalam penanganan pascabencana, baik melalui bantuan material maupun dukungan moril kepada para korban.


    “Kami ingin memastikan para korban merasakan kehadiran dan kepedulian bersama. Sinergi ini adalah bentuk pengabdian kemanusiaan agar mereka dapat segera bangkit dari kondisi sulit,” kata Edi.


    Hingga kini, penyebab pasti kebakaran masih dalam proses penyelidikan. Namun, bantuan yang disalurkan diharapkan dapat menjadi awal pemulihan bagi para korban untuk menata kembali kehidupan mereka.



    Redaksi : Ipul pedank laut 

    Komentar

    Tampilkan

    Tidak ada komentar:

    Posting Komentar

    Terkini