Elitnesia.id|Bireuen ,– Pemerintah Kabupaten Bireuen terus menunjukkan komitmennya dalam mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif berbasis kearifan lokal melalui penguatan kapasitas pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Salah satu upaya tersebut diwujudkan melalui Pelatihan Inovasi Wastra Nusantara Upskilling Fashion bagi kelompok tenun dan bordir yang digelar Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten Bireuen bekerja sama dengan Bank Indonesia Perwakilan Lhokseumawe. Senin, (20/07/2026)
Pelatihan yang berlangsung selama dua pekan ini diikuti 33 perajin tenun dan bordir dari berbagai kecamatan di Kabupaten Bireuen. Program tersebut bertujuan meningkatkan kompetensi para perajin agar mampu menghasilkan produk yang lebih inovatif, berkualitas, dan memiliki daya saing tinggi.
Bupati Bireuen H. Mukhlis, S.T,. menutup secara resmi rangkaian pelatihan tersebut. Dalam kesempatan itu, ia menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta, narasumber, Bank Indonesia Perwakilan Lhokseumawe, serta Dekranasda Kabupaten Bireuen yang telah bersinergi menghadirkan program peningkatan kapasitas bagi perajin lokal.
Menurut Bupati, bordir dan wastra khas Bireuen memiliki potensi besar untuk berkembang hingga pasar internasional apabila didukung peningkatan kualitas desain, inovasi produk, serta strategi pemasaran yang mampu mengikuti perkembangan industri fesyen global.
"Potensi bordir Bireuen sangat besar. Dengan kualitas, kreativitas, dan inovasi yang terus ditingkatkan, kita optimistis produk bordir dan wastra Bireuen mampu menembus pasar internasional, termasuk pasar London. Pemerintah Kabupaten Bireuen akan terus memberikan dukungan agar para perajin semakin maju dan berdaya saing," ujar Bupati
Selama pelatihan, peserta memperoleh materi mengenai pengembangan desain berbasis wastra Nusantara, teknik produksi, peningkatan mutu, pengemasan produk, hingga strategi pemasaran yang berorientasi pada kebutuhan pasar global. Pembekalan tersebut diharapkan mampu meningkatkan nilai tambah sekaligus memperkuat daya saing produk unggulan Kabupaten Bireuen.
Pemerintah Kabupaten Bireuen menilai sektor ekonomi kreatif, khususnya tenun dan bordir, merupakan salah satu pilar penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat. Karena itu, kolaborasi antara pemerintah daerah, Bank Indonesia, Dekranasda, dunia usaha, dan seluruh pemangku kepentingan akan terus diperkuat guna membuka akses pasar yang lebih luas bagi produk-produk unggulan daerah.
Melalui peningkatan kualitas sumber daya manusia, penguatan inovasi produk, serta perluasan jejaring pemasaran, Pemerintah Kabupaten Bireuen optimistis wastra dan bordir khas daerah akan semakin dikenal di tingkat nasional maupun internasional, sekaligus menjadi identitas budaya dan produk unggulan yang mampu mengharumkan nama Bireuen di pasar global.
Sumber : Muhammad Idris ( Amat Asah Parang)
Redaksi/editor : Ipul pedank laut

Tidak ada komentar:
Posting Komentar