• Jelajahi

    Aplikasi (1) Artis (3) Covid 19 (1) Daerah (572) Hukum (94) Internasional (191) Kampus (58) Lifestyle (16) Nasional (361) Politik (91)
    Copyright © elitnesia.id
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Iklan

    Kepala UPTD Puskesmas Mon Keulayu Ajak Warga Perkuat Budaya Hidup Bersih untuk Cegah DBD dan Malaria

    18 Juli 2026, 14:21 WIB Last Updated 2026-07-18T07:25:14Z

     


    Elitnesia.id|Bireuen, Gandapura – Kepala UPTD Puskesmas Mon Keulayu, Ns. Hamidi, S.Kep., M.K.M., mengimbau seluruh tenaga kesehatan, Aparatur Sipil Negara (ASN), pegawai, serta masyarakat di wilayah kerja Puskesmas Mon Keulayu untuk memperkuat budaya hidup bersih dan sehat sebagai langkah preventif dalam mencegah penyakit berbasis lingkungan, terutama Demam Berdarah Dengue (DBD) dan malaria.


    Imbauan tersebut disampaikan pada Sabtu (18/7/2026) sebagai bagian dari penguatan Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (GERMAS) yang bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan.


    Menurut Hanidi, lingkungan yang bersih merupakan fondasi utama dalam menciptakan kehidupan yang sehat, nyaman, dan produktif. Selain meningkatkan kualitas hidup masyarakat, kebersihan lingkungan juga menjadi upaya paling efektif untuk mencegah penyebaran berbagai penyakit menular.


    "Kebersihan adalah sebagian dari iman. Karena itu, saya mengajak seluruh tenaga kesehatan, pegawai, dan masyarakat untuk membiasakan hidup bersih, membuang sampah pada tempatnya, menjaga kebersihan rumah, tempat kerja, saluran air, serta lingkungan sekitar. Dengan lingkungan yang bersih, kita dapat menciptakan masyarakat yang lebih sehat dan berkualitas," ujarnya.

     

    Ia menegaskan seluruh jajaran UPTD Puskesmas Mon Keulayu harus menjadi teladan dalam menerapkan budaya hidup bersih, mulai dari menjaga kebersihan ruang pelayanan, halaman, fasilitas umum, hingga melakukan pemilahan sampah organik dan anorganik sesuai ketentuan.




    Hanidi juga mengajak masyarakat Kecamatan Gandapura menghidupkan kembali budaya gotong royong secara rutin untuk membersihkan parit, selokan, saluran drainase, memangkas semak belukar, serta menghilangkan genangan air yang berpotensi menjadi tempat berkembang biaknya nyamuk Aedes aegypti penyebab DBD maupun nyamuk Anopheles penyebab malaria.


    "Gotong royong harus terus menjadi budaya di tengah masyarakat. Bersihkan halaman rumah, kuras dan tutup tempat penampungan air, singkirkan barang-barang bekas yang dapat menampung air hujan, serta pastikan tidak ada genangan air yang menjadi sarang nyamuk. Pencegahan selalu lebih baik daripada pengobatan," tegasnya.


    Menurutnya, lingkungan yang bersih memberikan banyak manfaat, di antaranya mencegah penyebaran penyakit, menciptakan suasana yang nyaman dan asri, meningkatkan kualitas hidup masyarakat, menjaga kelestarian lingkungan, serta mendukung lahirnya generasi yang sehat dan produktif.


    Hanidi berharap seluruh masyarakat dapat berperan aktif menjaga kebersihan lingkungan sebagai bentuk kepedulian terhadap kesehatan keluarga maupun masyarakat secara luas.


    "Mari kita mulai dari diri sendiri. Lingkungan yang bersih akan melahirkan masyarakat yang sehat, pelayanan kesehatan yang berkualitas, serta menjadi wujud nyata komitmen bersama dalam membangun Kecamatan Gandapura yang bersih, sehat, dan bebas dari penyakit berbasis lingkungan. Dengan semangat gotong royong, kita dapat mencegah DBD, malaria, dan berbagai penyakit lainnya demi mewujudkan kehidupan yang lebih baik," pungkasnya.



    Sumber  : Muhammad Idris ( Amat Asah Parang )

    Komentar

    Tampilkan

    Tidak ada komentar:

    Posting Komentar

    Terkini