• Jelajahi

    Aplikasi (1) Artis (3) Covid 19 (1) Daerah (572) Hukum (94) Internasional (191) Kampus (58) Lifestyle (16) Nasional (361) Politik (91)
    Copyright © elitnesia.id
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Iklan

    Pengawas Kemenag Bireuen Resmi Tutup MATAMUDA MIN 26 Bireuen, Tanamkan Semangat Menuntut Ilmu dan Akhlakul Karimah

    18 Juli 2026, 14:02 WIB Last Updated 2026-07-18T07:02:37Z


    Elitnesia.id|Bireuen – Pengawas Madrasah Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Bireuen, Hanafiah, S.Ag., M.A., secara resmi menutup kegiatan Masa Ta'aruf Murid Madrasah (MATAMUDA) MIN 26 Bireuen Tahun Pelajaran 2026/2027 yang berlangsung di Desa Tanoh Mirah, Kecamatan Peusangan, Kabupaten Bireuen, Sabtu (18/7/2026).


    Kegiatan penutupan berlangsung khidmat dan penuh kehangatan, dihadiri oleh Kepala MIN 26 Bireuen, dewan guru, tenaga kependidikan, seluruh peserta didik baru, serta para panitia pelaksana MATAMUDA.




    Kepala MIN 26 Bireuen, Safwati, S.Pd., menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Pengawas Madrasah Kemenag Bireuen yang telah meluangkan waktu untuk hadir sekaligus menutup secara resmi kegiatan MATAMUDA.


    "Kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak Pengawas Madrasah yang telah berkenan hadir pada acara penutupan MATAMUDA. Terima kasih juga kepada seluruh dewan guru dan panitia yang telah bekerja sama menyukseskan kegiatan ini, serta kepada seluruh peserta didik baru yang telah mengikuti rangkaian pengenalan lingkungan madrasah selama enam hari dengan penuh semangat," ujar Safwati.


    Ia berharap ilmu, pengalaman, dan nilai-nilai yang diperoleh selama MATAMUDA dapat menjadi bekal awal bagi peserta didik baru untuk tumbuh menjadi generasi yang berkarakter, disiplin, berprestasi, serta memiliki akhlakul karimah.


    Dalam arahannya, Hanafiah, S.Ag., M.A., menyampaikan sejumlah pesan penting kepada seluruh peserta didik baru. Ia mengajak para siswa untuk menanamkan rasa cinta terhadap madrasah dan semangat dalam menuntut ilmu sejak hari pertama belajar.


    "Anak-anak harus menanamkan dalam hati rasa senang datang ke madrasah. Karena madrasah adalah tempat menimba ilmu sekaligus membentuk akhlak dan karakter yang mulia," pesannya.


    Ia juga mengingatkan sabda Rasulullah SAW bahwa siapa saja yang melangkahkan kaki untuk menuntut ilmu, maka Allah SWT akan memudahkan jalannya menuju surga. Oleh karena itu, para siswa diminta agar bersungguh-sungguh dalam belajar, menghargai waktu, menghormati guru, dan memanfaatkan setiap kesempatan untuk meningkatkan ilmu pengetahuan.


    Selain memberikan motivasi kepada siswa, Hanafiah turut menyampaikan apresiasi kepada Kepala Madrasah beserta seluruh dewan guru yang telah melaksanakan program MATAMUDA dengan baik sebagai bagian dari pembentukan karakter peserta didik sejak awal memasuki lingkungan madrasah.


    Usai penyampaian arahan, kegiatan dilanjutkan dengan pembagian bingkisan kepada peserta didik baru sebagai bentuk apresiasi atas partisipasi mereka selama mengikuti MATAMUDA.


    Prosesi penutupan ditandai dengan pencabutan tanda pengenal (badge) MATAMUDA oleh Kepala MIN 26 Bireuen kepada perwakilan peserta didik. Safwati menyampaikan bahwa sejak saat itu seluruh peserta didik baru secara resmi menjadi keluarga besar MIN 26 Bireuen dan siap mengikuti proses pembelajaran pada Tahun Pelajaran 2026/2027 yang dimulai pada Senin mendatang.


    Mengakhiri kegiatan, Pengawas Kemenag Bireuen, Hanafiah, S.Ag., M.A., secara resmi menutup MATAMUDA dengan mengucapkan:


    "Alhamdulillahirabbil 'alamin, kegiatan Masa Ta'aruf Murid Madrasah (MATAMUDA) MIN 26 Bireuen Tahun Pelajaran 2026/2027 dengan resmi saya nyatakan ditutup. Semoga Allah SWT memberkahi seluruh ikhtiar kita dalam mendidik generasi yang berilmu, beriman, dan berakhlak mulia."


    Ucapan tersebut disambut serentak oleh para peserta didik dengan lantunan "Aamiin", menandai berakhirnya rangkaian MATAMUDA yang berlangsung penuh semangat, kebersamaan, dan nilai-nilai keislaman.


    Melalui kegiatan ini, MIN 26 Bireuen berharap seluruh peserta didik baru mampu beradaptasi dengan lingkungan madrasah, memiliki semangat belajar yang tinggi, serta tumbuh menjadi generasi yang cerdas, disiplin, berkarakter, dan siap mengharumkan nama madrasah di masa mendatang.


    Sumber : Muhammad Idris ( Amat Asah Parang )

    Komentar

    Tampilkan

    Tidak ada komentar:

    Posting Komentar

    Terkini

    Daerah

    +