Elitnesia.id|Bireuen – Pemerintah Kabupaten Bireuen mulai mematangkan seluruh rangkaian agenda besar daerah melalui rapat koordinasi yang dipimpin langsung Bupati Bireuen H. Mukhlis, ST bersama Wakil Bupati Ir. H. Razuardi, MT di Oproom Kantor Bupati Bireuen, Jumat (17/7/2026) malam.
Rapat turut dihadiri Sekretaris Daerah Kabupaten Bireuen Ismunandar, istri Bupati Ibu Sadriah Mukhlis, para asisten, seluruh kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), para camat, serta sejumlah pejabat terkait.
Agenda utama rapat adalah memantapkan pembentukan kepanitiaan pelaksanaan Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, HUT Ke-27 Kabupaten Bireuen, Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) tingkat kabupaten, serta peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW.
Dalam arahannya, Bupati H. Mukhlis menegaskan bahwa pembentukan panitia harus diselesaikan pada malam itu juga sehingga seluruh tahapan persiapan dapat segera berjalan secara terarah, terukur, dan terkoordinasi.
"Malam ini kita harus menghasilkan susunan panitia. Kerangka awal dan rancangan kegiatan harus sudah jelas agar seluruh persiapan dapat segera dilaksanakan dengan baik," tegas Bupati.
Bupati juga meminta seluruh perangkat daerah mengambil peran sesuai tugas dan tanggung jawab masing-masing, memperkuat koordinasi lintas instansi, serta memastikan setiap agenda dapat terlaksana secara sukses, aman, tertib, dan memberikan manfaat bagi masyarakat.
Sementara itu, Sekretaris Daerah Kabupaten Bireuen Ismunandar menjelaskan bahwa pembahasan HUT Kemerdekaan RI merupakan tindak lanjut dari rapat awal yang sebelumnya telah dilaksanakan bersama unsur Polres Bireuen, Kodim 0111/Bireuen, serta dikoordinasikan oleh Asisten I Sekretariat Daerah.
Menurutnya, Pemerintah Kabupaten Bireuen menargetkan peringatan HUT RI tahun ini berlangsung lebih semarak dibanding tahun-tahun sebelumnya. Salah satu agenda yang disiapkan adalah pelaksanaan karnaval atau pawai pembangunan yang melibatkan seluruh kecamatan dengan pengamanan dan pengawalan terpadu dari unsur TNI, Polri, Satpol PP, Dinas Perhubungan, serta instansi terkait guna menjamin keamanan dan kelancaran kegiatan.
Selain itu, upacara peringatan HUT Kemerdekaan RI akan melibatkan lebih banyak peserta, terdiri atas aparatur sipil negara yang mengenakan pakaian Korps Pegawai Republik Indonesia (Korpri), personel TNI-Polri, pelajar, serta berbagai elemen masyarakat.
Dalam rapat tersebut juga dibahas pelaksanaan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW yang dijadwalkan mulai berlangsung pada 25 Agustus 2026, baik di tingkat gampong maupun di Masjid Agung Sultan Jeumpa Bireuen.
Karena peringatan HUT Ke-27 Kabupaten Bireuen yang jatuh pada 12 Oktober 2026 bertepatan dengan suasana Maulid Nabi, Bupati menyepakati agar perayaan dikemas dalam nuansa religius melalui pelaksanaan Khanduri Rakyat sebagai bentuk rasa syukur sekaligus mempererat kebersamaan masyarakat.
Rangkaian kegiatan pada 12 Oktober 2026 direncanakan diawali dengan upacara peringatan HUT Kabupaten Bireuen pada pagi hari, kemudian dilanjutkan dengan kenduri Maulid bersama masyarakat serta lantunan shalawat secara berkesinambungan yang diiringi seni budaya Islami, termasuk rapai. Pemerintah Kabupaten Bireuen mengedepankan suasana religius dan budaya yang mencerminkan nilai-nilai syariat Islam serta kearifan lokal Aceh.
Dalam rapat tersebut juga disepakati pembentukan kepanitiaan bersama untuk HUT Kabupaten Bireuen dan peringatan Maulid Nabi. Sekretaris Daerah Kabupaten Bireuen Ismunandar ditunjuk sebagai Ketua Umum Panitia. Sementara Koordinator Umum dipercayakan kepada Asisten II Setdakab Bireuen Mawardi dan Wakil Ketua Umum kepada Asisten I Setdakab Bireuen Mulyadi, SH. Susunan kepanitiaan lainnya akan disempurnakan sesuai hasil pembahasan dan kesepakatan seluruh pihak.
Pemerintah Kabupaten Bireuen juga berencana kembali menghadirkan panggung utama sebagai pusat kegiatan perayaan HUT Kabupaten, termasuk pelaksanaan penghormatan, penampilan seni budaya, serta penilaian terhadap seluruh peserta pawai dari masing-masing kecamatan.
Menutup rapat, Bupati H. Mukhlis meminta seluruh panitia yang telah dibentuk segera menyusun draf dan alur tentatif pelaksanaan seluruh rangkaian kegiatan sebagai pedoman bersama sehingga HUT Ke-81 Kemerdekaan RI, HUT Ke-27 Kabupaten Bireuen, MTQ tingkat kabupaten, dan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW dapat terselenggara secara profesional, tertib, aman, meriah, serta menjadi momentum memperkuat persatuan, semangat kebangsaan, dan syiar Islam di Kabupaten Bireuen.
Sumber : Amat Asah Parang

Tidak ada komentar:
Posting Komentar