Elitnesia.id|Bireuen ,– Ketua PMI Bireuen, Edi Saputra S.H,. M, H,. atau yang akrab disapa Edi Obama, menyampaikan pesan kepada generasi muda agar menjadikan turnamen sepak bola sebagai ruang untuk mengembangkan diri, membangun sportivitas dan mempererat persaudaraan.
Pesan tersebut disampaikannya saat menyaksikan laga final turnamen sepak bola di Lapangan Bola Kaki Samuti Krueng, Kecamatan Gandapura, Kabupaten Bireuen, Minggu (16/8/2026).
Menurut Edi Obama, pertandingan sepak bola tidak seharusnya hanya dilihat dari siapa yang menang dan siapa yang kalah. Lebih penting dari itu adalah proses yang dilalui para pemain untuk belajar disiplin, bekerja sama dan menghargai lawan.
“Untuk anak-anak muda, teruslah berlatih dan jangan mudah menyerah. Jadikan sepak bola sebagai tempat untuk belajar disiplin, kerja sama dan sportivitas. Menang itu penting, tetapi menjaga sikap dan menghargai lawan jauh lebih penting,” ujarnya.
Ia juga mengapresiasi semangat para pemain yang telah mengikuti turnamen hingga pertandingan final. Menurutnya, keberanian anak muda untuk tampil dan berkompetisi merupakan modal penting dalam membangun generasi yang percaya diri.
Edi Obama berharap semakin banyak ruang positif yang diberikan kepada generasi muda, baik melalui olahraga maupun kegiatan masyarakat lainnya.
“Anak muda harus punya ruang untuk menunjukkan kemampuan. Jangan sampai energi dan waktu mereka habis untuk hal-hal yang tidak produktif. Kalau ada lapangan, ada kegiatan olahraga dan ada komunitas yang positif, manfaatkan sebaik-baiknya,” katanya.
Ia juga mengingatkan agar semangat kompetisi tidak menghilangkan persaudaraan.
“Di lapangan kita boleh bersaing, tetapi setelah pertandingan kita tetap saudara. Jangan karena sepak bola kita bermusuhan. Justru melalui sepak bola kita harus semakin banyak mengenal teman dan memperkuat silaturahmi,” lanjutnya.
Menurut Edi Obama, semangat tersebut terlihat dalam turnamen di Gandapura. Antusiasme masyarakat yang tetap bertahan menyaksikan pertandingan meski hujan menjadi salah satu bukti bahwa olahraga mampu menyatukan masyarakat.
“Saya salut melihat masyarakat dan anak-anak muda Gandapura. Walaupun hujan, penonton tetap bertahan memberikan dukungan sampai pertandingan selesai. Ini menunjukkan bahwa olahraga bisa menjadi ruang kebersamaan,” ujarnya.
Ia berharap kegiatan serupa dapat terus digelar secara berkelanjutan dan memberikan kesempatan lebih luas kepada generasi muda untuk mengembangkan bakat mereka.
“Jangan berhenti di turnamen ini. Terus berlatih, terus berkarya dan terus jaga kekompakan. Siapa tahu dari lapangan ini lahir pemain-pemain terbaik yang nantinya bisa membawa nama Gandapura dan Bireuen lebih jauh,” pungkasnya.
Reporter : Muhammad Idris ( Amat Asah Parang)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar