• Jelajahi

    Aplikasi (1) Artis (3) Covid 19 (1) Daerah (572) Hukum (96) Internasional (191) Kampus (58) Lifestyle (16) Nasional (362) Politik (93)
    Copyright © elitnesia.id
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Iklan

    Respons Aduan Masyarakat Lewat Layanan 110, Polres Bireuen Amankan Pelajar Bolos Sekolah

    01 Oktober 2026, 12:26 WIB Last Updated 2026-10-01T05:26:31Z


    Elitnesia.id|Bireuen ,– Polres Bireuen merespons cepat aduan masyarakat melalui layanan Call Center Polisi 110 terkait sejumlah pelajar yang diduga membolos sekolah dan berkumpul di sebuah kios di kawasan Simpang Cureh, Geulanggang Gampong, Kecamatan Kota Juang, Kabupaten Bireuen, Rabu (30/9/2026) pagi.


    Menindaklanjuti laporan tersebut, Pamapta I Polres Bireuen, IPDA Kahar Muzakkar, S.H., bersama personel piket fungsi dan Polsek Kota Juang mendatangi lokasi.


    Petugas menemukan sejumlah pelajar berada di dalam dan belakang kios saat jam sekolah. Para pelajar tersebut kemudian dibawa ke Polsek Kota Juang untuk dilakukan pendataan dan pembinaan.


    Berdasarkan pendataan awal, para pelajar tersebut diketahui berasal dari sejumlah sekolah di Kabupaten Bireuen, yakni SMAN 2 Bireuen, SMAN 3 Bireuen, SMKN 1 Bireuen, dan MTsN 2 Bireuen.


    Kapolres Bireuen AKBP Yulhendri, S.H., S.I.K., S.Psi., M.I.K., melalui Pamapta I IPDA Kahar Muzakkar mengatakan, penanganan terhadap para pelajar tersebut mengedepankan langkah pembinaan dan pencegahan.


    “Para pelajar kami amankan karena ditemukan berkumpul di luar sekolah pada jam belajar. Selanjutnya dilakukan pendataan dan pembinaan. Kami juga akan berkoordinasi dengan pihak sekolah serta memanggil para orang tua,” ujar IPDA Kahar.


    Ia menyampaikan apresiasi kepada masyarakat yang telah menyampaikan informasi melalui layanan Polisi 110. Menurutnya, laporan masyarakat menjadi salah satu bentuk kepedulian terhadap keamanan lingkungan sekaligus perhatian terhadap perkembangan generasi muda.


    Polres Bireuen juga mengimbau para orang tua untuk meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak, khususnya pada jam sekolah. Pihak sekolah diharapkan turut melakukan pemantauan kehadiran siswa dan segera berkoordinasi dengan orang tua apabila terdapat siswa yang tidak mengikuti kegiatan belajar mengajar.


    “Pengawasan terhadap pelajar merupakan tanggung jawab bersama. Kami mengedepankan pembinaan agar para pelajar kembali mengikuti kegiatan belajar dan tidak mengulangi perbuatannya,” pungkas IPDA Kahar.



    Reporter : Ipul pedank laut 

    Komentar

    Tampilkan

    Tidak ada komentar:

    Posting Komentar

    Terkini