Elitnesia.id|Bireuen ,– Kapolres Bireuen, AKBP Yulhendri, kembali mengingatkan masyarakat agar menjauhi praktik prostitusi yang dinilai membawa dampak buruk bagi diri sendiri, keluarga, maupun lingkungan. Imbauan tersebut disampaikan melalui sebuah poster edukatif yang diunggah di status (Snap) WhatsApp para personel Polres Bireuen pada Minggu, 2 Agustus 2026.
Dalam poster bertajuk "Imbauan Kapolres Bireuen: Stop Prostitusi", AKBP Yulhendri mengajak masyarakat untuk tidak menjadikan prostitusi sebagai jalan keluar dari persoalan hidup. Menurutnya, praktik tersebut justru berpotensi menghancurkan masa depan, merusak martabat, serta menimbulkan berbagai persoalan sosial dan hukum.
Pesan yang disampaikan berbunyi, "Prostitusi bukan jalan keluar, melainkan jalan menuju kehancuran diri, keluarga dan masa depan. Mari pilih hidup yang bermartabat."
Melalui materi edukasi tersebut, Polres Bireuen juga mengingatkan sejumlah dampak negatif prostitusi, mulai dari gangguan kesehatan fisik dan mental, rusaknya keharmonisan keluarga, menurunnya harga diri, risiko terjerat hukum, hingga rusaknya masa depan dan kehidupan sosial.
Selain memberikan peringatan, poster itu juga memuat langkah-langkah pencegahan, di antaranya menjauhi pergaulan bebas, mengisi waktu dengan kegiatan positif, memperkuat iman dan nilai-nilai agama, saling mengingatkan di lingkungan sekitar, serta mendukung mereka yang ingin meninggalkan praktik tersebut.
Polres Bireuen turut mengajak masyarakat untuk berperan aktif dalam mencegah praktik prostitusi dengan segera melaporkan kepada pihak kepolisian melalui Layanan Polri 110 apabila mengetahui atau menjadi korban praktik prostitusi.
Penyebaran pesan melalui status WhatsApp personel merupakan bagian dari upaya Polres Bireuen memanfaatkan media digital sebagai sarana edukasi dan kampanye preventif. Langkah ini diharapkan mampu menjangkau masyarakat lebih luas serta meningkatkan kesadaran kolektif dalam menjaga moral, ketertiban, dan keamanan lingkungan.
Melalui kampanye tersebut, Kapolres Bireuen berharap seluruh elemen masyarakat dapat bersama-sama menciptakan lingkungan yang aman, sehat, dan bermartabat, sehingga Kabupaten Bireuen terbebas dari praktik prostitusi dan berbagai penyakit masyarakat lainnya.
Reporter : Muhammad Idris (Amat Asah Parang)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar