• Jelajahi

    Aplikasi (1) Artis (3) Covid 19 (1) Daerah (572) Hukum (96) Internasional (191) Kampus (58) Lifestyle (16) Nasional (362) Politik (93)
    Copyright © elitnesia.id
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Iklan

    Siswi SDN 22 Tanah Jambo Aye Meninggal Tersambar Petir, Sekolah Imbau Siswa Waspada Saat Hujan

    04 Agustus 2026, 09:34 WIB Last Updated 2026-08-04T02:34:19Z

     


    Elitnesia.id|Aceh Utara – Seorang siswi kelas IV SDN 22 Tanah Jambo Aye, Kabupaten Aceh Utara, meninggal dunia setelah dilaporkan tersambar petir saat berada di sekitar rumahnya, Senin (3/8/2026) sore.


    Korban diketahui bernama Ulfa Mahera, siswi kelas IV SDN 22 Tanah Jambo Aye, kelahiran Aceh Utara, 31 Agustus 2016. Korban merupakan putri dari Maimuddin dan Yusniar, warga Dusun B, Desa Geulumpang Umpung Unoe, Kecamatan Tanah Jambo Aye, Aceh Utara.


    Berdasarkan informasi yang diterima pihak sekolah, peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 17.30 WIB. Saat itu, korban sedang duduk bersama sejumlah teman di bawah pohon kelapa di depan rumahnya.


    Saat cuaca hujan disertai angin kencang dan petir, korban dilaporkan tersambar petir hingga meninggal dunia di lokasi.




    Kepala SDN 22 Tanah Jambo Aye, Mukhlifuddin, S.Pd., M.Pd., mengatakan pihak sekolah segera merespons setelah menerima informasi mengenai musibah tersebut. Korban kemudian dibawa ke fasilitas kesehatan terdekat, meskipun berdasarkan informasi yang diterima pihak sekolah, korban telah meninggal dunia.


    “Kami sangat berduka atas musibah yang menimpa Ulfa. Pihak sekolah menyampaikan belasungkawa yang sedalam-dalamnya kepada keluarga korban. Semoga keluarga diberikan ketabahan dan kekuatan,” ujar Mukhlifuddin.


    Pihak sekolah juga telah menyampaikan laporan mengenai kejadian tersebut kepada Dinas Pendidikan Kabupaten Aceh Utara. Kepala Dinas Pendidikan Aceh Utara turut menyampaikan belasungkawa atas meninggalnya salah seorang peserta didik tersebut.




    Pasca kejadian, pihak sekolah mengingatkan seluruh peserta didik dan orang tua agar meningkatkan kewaspadaan ketika terjadi hujan deras yang disertai petir dan angin kencang.


    “Kami mengimbau seluruh peserta didik untuk selalu berhati-hati ketika hujan turun. Jangan bermain di luar rumah saat terjadi hujan yang disertai petir dan angin kencang. Segera mencari tempat yang aman,” imbau Mukhlifuddin.


    Menurutnya, keselamatan peserta didik harus menjadi perhatian bersama. Karena itu, sekolah meminta para orang tua turut mengawasi anak-anak ketika kondisi cuaca mulai memburuk.


    Peristiwa tersebut sekaligus menjadi pengingat bagi masyarakat agar tidak mengabaikan potensi bahaya ketika terjadi cuaca ekstrem. Anak-anak diharapkan tidak berada di tempat terbuka maupun di bawah pohon ketika hujan disertai petir.


    Hingga berita ini diturunkan, media masih berupaya memperoleh konfirmasi lebih lanjut dari pihak terkait, termasuk aparat keamanan, mengenai kronologi dan penanganan peristiwa tersebut.


    Pihak sekolah berharap musibah ini tidak terulang dan seluruh peserta didik dapat lebih memahami pentingnya menjaga keselamatan diri ketika terjadi cuaca buruk.


    Reporter : Muhammad Idris ( Amat Asah Parang)

    Komentar

    Tampilkan

    Tidak ada komentar:

    Posting Komentar

    Terkini