• Jelajahi

    Aplikasi (1) Artis (3) Covid 19 (1) Daerah (572) Hukum (96) Internasional (191) Kampus (58) Lifestyle (16) Nasional (361) Politik (91)
    Copyright © elitnesia.id
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Iklan

    Merdeka Bukan Sekadar Merah Putih!” Abdullah Ali Gebrak ASN Kemenag Bireuen: Kerja Nyata, Disiplin, dan Pelayanan Jadi Ukuran

    10 Agustus 2026, 17:54 WIB Last Updated 2026-08-10T10:54:50Z

     


    Elitnesia.id|Bireuen,– Merah Putih boleh berkibar, tetapi semangat kemerdekaan tidak boleh berhenti di halaman kantor. Pesan itulah yang mengemuka saat Pengawas Madrasah Kemenag Bireuen Dr. Abdullah Ali, S.Ag., M.Pd., memimpin apel pagi di halaman Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bireuen, Senin (10/8/2026).


    Di hadapan jajaran ASN, Abdullah Ali mengajak seluruh aparatur menjadikan momentum HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia sebagai titik tolak untuk memperkuat pengabdian. Tema “Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur” harus diterjemahkan ke dalam kinerja, kedisiplinan, tanggung jawab dan pelayanan yang benar-benar dirasakan masyarakat.


    Pesannya tegas: kemerdekaan bukan sekadar seremoni. Kemerdekaan harus terlihat dari cara ASN bekerja.


    “Semangat kemerdekaan harus kita wujudkan melalui peningkatan kinerja, kedisiplinan, tanggung jawab, serta memberikan pelayanan yang adil dan terbaik kepada masyarakat,” pesan Abdullah Ali dalam amanat apel.


    Jangan Hanya Meriah di Atribut


    Momentum menjelang HUT ke-81 RI di lingkungan Kemenag Bireuen tidak ingin berhenti pada pemasangan umbul-umbul, atribut Merah Putih maupun kegiatan seremonial.


    Abdullah Ali mendorong ASN menjadikan semangat kemerdekaan sebagai energi untuk memperbaiki kualitas pengabdian.


    Menurutnya, setiap aparatur memiliki peran dalam mewujudkan Indonesia yang berdaulat, adil dan makmur. Peran tersebut dimulai dari tugas yang berada di depan mata: bekerja sesuai tanggung jawab, menjaga disiplin dan memberikan pelayanan publik secara profesional.


    Bagi ASN Kementerian Agama, pengabdian itu memiliki ruang yang luas, mulai dari pelayanan administrasi keagamaan, pembinaan masyarakat hingga peningkatan mutu pendidikan madrasah.


    Dari Kinerja ASN, Masa Depan Madrasah Dipertaruhkan


    Sebagai pengawas madrasah, Abdullah Ali juga mengaitkan semangat kemerdekaan dengan tanggung jawab membangun sumber daya manusia melalui pendidikan.


    Pengawasan dan pembinaan madrasah bukan sekadar menjalankan rutinitas kedinasan. Di dalamnya terdapat tanggung jawab untuk memastikan proses pendidikan berjalan semakin berkualitas dan mampu melahirkan generasi yang berkarakter serta memiliki kompetensi.


    Karena itu, semangat HUT ke-81 RI diharapkan menjadi pemantik bagi seluruh jajaran Kemenag Bireuen untuk meningkatkan profesionalisme dan tidak terjebak dalam pola kerja yang hanya mengejar rutinitas.


    “Indonesia Berdaulat” Dimulai dari Pengabdian


    Apel pagi tersebut diikuti jajaran ASN Kankemenag Bireuen dan menjadi bagian dari penguatan semangat kebangsaan menjelang peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI.


    Dari halaman Kankemenag Bireuen, pesan yang disampaikan Abdullah Ali menjadi pengingat bahwa kemerdekaan memiliki konsekuensi pengabdian.


    Merah Putih bukan hanya untuk dikibarkan. Semangat kemerdekaan harus hadir dalam disiplin, tanggung jawab dan pelayanan.


    Sebab, Indonesia yang berdaulat, adil dan makmur tidak lahir dari slogan semata. Ia dibangun dari kerja nyata—termasuk dari meja pelayanan, ruang kelas, madrasah dan setiap tugas yang dijalankan ASN dengan penuh tanggung jawab.


    Apel pagi pun berakhir, tetapi pesannya tidak boleh ikut selesai: kemerdekaan harus diisi dengan kinerja.


    Reporter : Muhammad Idris (Amat Asah Parang)

    Komentar

    Tampilkan

    Tidak ada komentar:

    Posting Komentar

    Terkini