• Jelajahi

    Aplikasi (1) Artis (3) Covid 19 (1) Daerah (572) Hukum (96) Internasional (191) Kampus (58) Lifestyle (16) Nasional (361) Politik (91)
    Copyright © elitnesia.id
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Iklan

    Pengajian Rutin Rabu di Mushalla Kantor Bupati Bireuen Perkuat Pembinaan Keagamaan ASN

    19 Agustus 2026, 10:19 WIB Last Updated 2026-08-19T03:19:25Z

     


    Elitnesia.id|Bireuen ,– Pemerintah Kabupaten Bireuen terus memperkuat pembinaan keagamaan bagi aparatur sipil negara (ASN) dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) melalui pengajian rutin setiap Rabu pagi di mushalla Kantor Bupati Bireuen.


    Pengajian rutin tersebut kembali berlangsung pada Rabu, 19 Agustus 2026, di aula setempat dan diisi oleh Imum Syik Masjid Besar Peusangan, Tgk. Muhammad Hafid. Kegiatan berlangsung sekitar 1,5 jam, mulai pukul 08.00 hingga 09.30 WIB.


    Kegiatan yang telah berjalan selama bertahun-tahun itu diikuti jajaran ASN dan PPPK, mulai dari kepala dinas, kepala bidang, kepala bagian hingga staf. Sesuai arahan Bupati Bireuen, ASN yang tidak sedang menjalankan tugas atau pekerjaan yang bersifat mendesak diwajibkan mengikuti pengajian tersebut.


    Kepala Dinas Syariat Islam Kabupaten Bireuen, Tgk. Munawar, SKM., M.Kes., mengatakan pengajian Rabu pagi merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah membangun pemahaman dan pengamalan agama di lingkungan pemerintahan.


    Menurutnya, para pengasuh pengajian secara bergantian memberikan materi sesuai kebutuhan. Di antaranya Abon Muhammad Cot Tarum, Imum Syik Masjid Agung Sultan Jeumpa Bireuen Tgk. Saifuddin Muhammad, Abati Agussalim, serta sejumlah ulama dan guru pengajian lainnya.


    “Setiap guru memiliki pembahasan yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat. Hari ini Tgk. Muhammad Hafid memuthalaah kita tentang ibadah,” ujar Tgk. Munawar usai pengajian.


    Ia menjelaskan, materi pengajian tidak terbatas pada persoalan ibadah, tetapi juga mencakup berbagai bidang keilmuan Islam yang diperlukan ASN dalam kehidupan sehari-hari.


    Kitab-kitab yang dipelajari dan dapat menjadi rujukan meliputi pembahasan tauhid, fikih dan ibadah, tafsir, muamalah, akhlak, serta ilmu-ilmu keislaman lainnya. Materi tersebut diharapkan tidak hanya dipahami secara teoritis, tetapi juga diterapkan dalam kehidupan pribadi maupun dalam menjalankan tugas sebagai aparatur pemerintah.


    Tgk. Munawar menegaskan, pengajian rutin ini bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan menjadi ruang pembinaan spiritual bagi aparatur agar memiliki keseimbangan antara profesionalitas dalam bekerja dan pemahaman agama.


    “Harapannya, ASN dan PPPK tidak hanya bekerja secara profesional, tetapi juga memiliki landasan agama yang kuat, berakhlak, amanah dan mampu memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” katanya.


    Dengan konsistensi pengajian setiap Rabu pagi, Pemerintah Kabupaten Bireuen berharap tradisi keilmuan dan pembinaan keagamaan di lingkungan pemerintahan terus terjaga serta memberi dampak positif terhadap kualitas aparatur dan pelayanan publik.


    Reporter : Muhammad Idris ( Amat Asah Parang)

    Komentar

    Tampilkan

    Tidak ada komentar:

    Posting Komentar

    Terkini