Elitnesia.id|Bireuen ,– Kepedulian Polri terhadap dunia pendidikan kembali mendapat perhatian masyarakat Kabupaten Bireuen. Momen Kapolda Aceh Irjen Pol. Ruddi Setiawan, S.I.K., S.H., M.H. menyerahkan bantuan buku kepada anak-anak SDN 8 Jeunieb, Desa Meunasah Tambo, Kecamatan Jeunieb, Kabupaten Bireuen, kembali ramai diperbincangkan di media sosial.
Momen tersebut kembali diposting oleh sejumlah anggota Polri Polres Bireuen pada Jumat, 14 Agustus 2026, menjelang peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Unggahan tersebut mendapat perhatian luas dan menjadi salah satu perbincangan hangat masyarakat di media sosial, khususnya di Kabupaten Bireuen.
Dalam dokumentasi yang beredar, Kapolda Aceh terlihat berinteraksi langsung dengan para siswa sekaligus menyerahkan bantuan buku. Kegiatan itu turut didampingi Kapolres Bireuen AKBP Yulhendri, S.H., S.I.K., M.I.K.
Pesan yang muncul dari kegiatan tersebut sederhana namun kuat: pendidikan tidak hanya membutuhkan ruang belajar, tetapi juga kepedulian dan dukungan dari berbagai pihak.
Bantuan buku tersebut menjadi simbol perhatian Polri terhadap kebutuhan pendidikan anak-anak di daerah. Kehadiran pimpinan kepolisian di tengah para siswa juga memperlihatkan pendekatan humanis dalam membangun kedekatan antara aparat kepolisian dengan masyarakat, khususnya generasi muda.
Buku bukan sekadar bahan bacaan. Bagi anak-anak sekolah, buku merupakan jendela untuk mengenal dunia, memperluas pengetahuan dan membangun cita-cita.
Karena itu, kepedulian terhadap kebutuhan literasi dan pendidikan anak menjadi bagian penting dalam membangun sumber daya manusia sejak dini.
Momen Kapolda Aceh bersama para siswa SDN 8 Jeunieb tersebut pun mendapat respons positif dari masyarakat. Di tengah berbagai aktivitas kepolisian dalam menjaga keamanan dan ketertiban, perhatian terhadap pendidikan dinilai menjadi bentuk pengabdian yang langsung menyentuh generasi penerus.
Apalagi, momentum tersebut muncul menjelang HUT ke-81 Kemerdekaan RI. Semangat kemerdekaan tidak hanya diwujudkan melalui upacara dan perayaan, tetapi juga melalui kepedulian terhadap pendidikan sebagai fondasi masa depan bangsa.
Kembali beredarnya dokumentasi kegiatan tersebut pada Jumat (14/8/2026) membuat perhatian masyarakat kembali tertuju pada aksi sosial Polri tersebut.
Sejumlah anggota Polri Polres Bireuen ikut membagikan kembali dokumentasi melalui media sosial. Dari ruang digital, pesan tentang kepedulian terhadap pendidikan itu kemudian menyebar dan menjadi bahan perhatian masyarakat Bireuen.
Bagi masyarakat, momen tersebut bukan hanya tentang penyerahan buku, tetapi juga tentang bagaimana kehadiran aparat negara dapat dirasakan secara langsung oleh anak-anak di lingkungan pendidikan.
Kegiatan tersebut sekaligus memperkuat citra Polri Presisi yang tidak hanya hadir dalam penegakan hukum dan pemeliharaan keamanan, tetapi juga berupaya mengambil bagian dalam membangun generasi muda.
Dari sebuah buku yang diberikan kepada seorang anak, tersimpan pesan besar: masa depan bangsa dibangun dari ruang-ruang pendidikan dan kepedulian terhadap anak-anak hari ini.
Momen sederhana di SDN 8 Jeunieb itu pun kembali mengingatkan bahwa ketika kepolisian, sekolah, pemerintah dan masyarakat berjalan bersama, pendidikan anak-anak bukan hanya menjadi tanggung jawab sekolah, melainkan tanggung jawab bersama.
Reporter : Muhammad Idris (Amat Asah Parang)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar