Elitnesia.id|Bireuen ,— Pemerintah Kabupaten Bireuen melalui Dinas Pertanian dan Perkebunan (Distanbun) terus memperkuat koordinasi dalam mengawal pelaksanaan program strategis Kementerian Pertanian di daerah. Upaya tersebut dilakukan melalui kegiatan Pendampingan Program Strategis Kementerian Pertanian yang digelar di Aula Dinas Pertanian dan Perkebunan Kabupaten Bireuen, Kamis (10/9/2026).
Kegiatan tersebut dibuka langsung oleh Kepala Dinas Pertanian dan Perkebunan Kabupaten Bireuen, Mulyadi, S.E., M.M. Kegiatan ini menjadi bagian dari langkah memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dengan jajaran pertanian di lapangan, khususnya dalam memastikan berbagai program pemerintah dapat diterapkan sesuai kebutuhan petani.
Dalam arahannya, Mulyadi menegaskan bahwa keberhasilan program pertanian tidak hanya ditentukan oleh kebijakan yang disusun, tetapi juga oleh proses pengawalan dan pendampingan di lapangan.
“Pendampingan dan koordinasi di lapangan sangat penting untuk memastikan program strategis pertanian dapat terlaksana dengan baik, tepat sasaran, serta mampu menjawab kebutuhan petani,” ujar Mulyadi.
Ia menambahkan, pembangunan sektor pertanian di Kabupaten Bireuen ke depan harus mampu menghadirkan perubahan yang lebih baik. Peningkatan produksi harus berjalan beriringan dengan peningkatan kesejahteraan petani.
“Ke depan pertanian di Bireuen harus ada perubahan ke arah yang lebih baik. Petani harus sejahtera. Kita tidak mau lagi ada petani yang mengeluh. Ini semua untuk kepentingan petani,” tegasnya.
Sementara itu, dalam sesi dialog, salah seorang petani, Mardani, menyampaikan sejumlah pandangan terkait kondisi dan kebutuhan petani di lapangan. Menurut Mardani, program pemerintah akan sangat membantu petani apabila pelaksanaannya benar-benar disesuaikan dengan kondisi dan kebutuhan yang dihadapi petani.
Mardani berharap pendampingan tidak hanya dilakukan ketika program akan dilaksanakan, tetapi terus berlanjut hingga petani memperoleh hasil dari program tersebut.
“Yang kami harapkan program yang diberikan kepada petani benar-benar sesuai dengan kebutuhan di lapangan. Kami juga berharap pendampingan terus dilakukan, sehingga kalau ada kendala bisa cepat disampaikan dan dicarikan solusi,” ujar Mardani dalam dialog tersebut.
Ia juga menilai komunikasi antara petani dengan pemerintah perlu terus diperkuat. Dengan adanya ruang dialog seperti kegiatan tersebut, petani dapat menyampaikan langsung berbagai persoalan yang mereka hadapi sekaligus mendapatkan penjelasan mengenai kebijakan dan program pertanian.
Menurut Mardani, petani pada dasarnya siap mendukung berbagai program pemerintah sepanjang program tersebut memberikan manfaat nyata dan mampu membantu meningkatkan produktivitas serta pendapatan petani.
“Kami sebagai petani tentu sangat mendukung program pemerintah. Yang penting programnya tepat sasaran, ada pendampingan dan manfaatnya bisa dirasakan langsung oleh petani,” tambahnya.
Salah satu pemateri dalam kegiatan itu adalah Nasriati, S.P., Kepala Bidang Tanaman Pangan dan Hortikultura Dinas Pertanian dan Perkebunan Kabupaten Bireuen.
Dalam pemaparannya, Nasriati membahas sejumlah hal yang berkaitan dengan pelaksanaan program di sektor tanaman pangan dan hortikultura. Ia juga menekankan pentingnya koordinasi lintas pihak serta pendampingan yang berkelanjutan kepada petani agar program yang dijalankan tidak berhenti pada tahap perencanaan, tetapi dapat memberikan hasil nyata di lapangan.
Kegiatan tersebut juga menjadi ruang untuk menyamakan persepsi para peserta mengenai kebijakan serta program strategis Kementerian Pertanian. Selain penyampaian materi, peserta turut membahas berbagai tantangan yang dihadapi dalam implementasi program di tingkat daerah.
Distanbun Bireuen berkomitmen untuk terus meningkatkan sinergi dengan pemerintah pusat, Pemerintah Aceh, penyuluh pertanian, kelompok tani dan seluruh pemangku kepentingan lainnya.
Sinergi tersebut dinilai penting untuk memperkuat sektor pertanian, meningkatkan produksi dan produktivitas, sekaligus mendukung terwujudnya ketahanan pangan di Kabupaten Bireuen.
Melalui kegiatan pendampingan dan dialog tersebut, diharapkan berbagai persoalan petani dapat lebih cepat diketahui dan dicarikan jalan keluar. Pemerintah daerah juga diharapkan terus menghadirkan kebijakan yang berpihak pada kebutuhan petani sehingga pembangunan pertanian di Bireuen benar-benar bermuara pada peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Redaksi : Ipul pedank laut
Tidak ada komentar:
Posting Komentar