Elitnesia.id|Bireuen ,— Kapolsek Jangka Ipda Fidhal Akhyar mengingatkan para pelajar Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 7 Bireuen untuk memperkuat disiplin, menjauhi narkoba dan minuman keras, serta menghindari berbagai bentuk kekerasan dan perundungan.
Pesan tersebut disampaikan Ipda Fidhal Akhyar saat menjadi pembina upacara bendera di MAN 7 Bireuen, Kecamatan Jangka, Kabupaten Bireuen, Senin (21/9/2026).
Dalam amanatnya, Kapolsek menekankan pentingnya membangun kedisiplinan dan rasa tanggung jawab sejak di bangku sekolah. Menurutnya, disiplin tidak hanya berkaitan dengan kehadiran dan kepatuhan terhadap tata tertib sekolah, tetapi juga menjadi bagian penting dalam membentuk karakter pelajar.
Para siswa juga diminta menjauhi narkoba dan minuman keras. Kapolsek mengingatkan agar pelajar tidak mudah terpengaruh lingkungan maupun ajakan yang dapat merusak masa depan.
Selain itu, siswa diminta menghindari tawuran dan segala bentuk kekerasan. Lingkungan sekolah, kata dia, harus menjadi tempat yang aman dan nyaman bagi seluruh siswa untuk belajar serta mengembangkan potensi diri.
Perhatian juga diberikan terhadap penggunaan media sosial. Kapolsek mengajak para pelajar menggunakan media sosial secara bijak dan memanfaatkannya untuk kegiatan positif.
“Gunakan media sosial untuk hal-hal yang positif. Jangan sampai media sosial digunakan untuk menyebarkan hal-hal yang dapat merugikan diri sendiri maupun orang lain,” pesan Ipda Fidhal.
Kapolsek turut mengingatkan siswa yang menggunakan kendaraan bermotor agar tertib berlalu lintas. Kepatuhan terhadap aturan lalu lintas dan mengutamakan keselamatan, menurutnya, merupakan bagian dari sikap disiplin yang harus dibiasakan sejak dini.
Dalam kesempatan tersebut, Ipda Fidhal juga menyoroti persoalan bullying atau perundungan. Ia meminta siswa tidak melakukan perundungan terhadap teman, baik secara langsung maupun melalui media sosial.
“Jangan melakukan perundungan terhadap teman. Bangun pertemanan yang saling menghargai dan mendukung,” ujarnya.
Para siswa juga diminta menjaga pergaulan dengan memilih teman dan lingkungan yang memberikan pengaruh positif. Menurut Kapolsek, lingkungan pergaulan memiliki peran dalam membentuk sikap dan karakter generasi muda.
Tak hanya itu, seluruh warga sekolah diajak bersama-sama menjaga keamanan lingkungan sekolah. Upaya menciptakan sekolah yang aman dan kondusif membutuhkan kepedulian seluruh pihak, termasuk siswa, guru, tenaga kependidikan, serta kepolisian.
![]() |
| Kapolsek Jangka Ipda Fidhal Akhyar bersama jajaran guru dan perwakilan siswa MAN 7 Bireuen usai kegiatan pembinaan di MAN 7 Bireuen, Kecamatan Jangka, Senin (21/9/2026). |
Di akhir amanatnya, Kapolsek Jangka berpesan kepada seluruh siswa agar belajar dengan sungguh-sungguh, menghormati guru dan orang tua, serta menjaga nama baik sekolah.
“Jadilah generasi muda yang disiplin, berprestasi dan bertanggung jawab,” kata Ipda Fidhal.
Ia menegaskan, kepolisian akan terus bersinergi dengan pihak sekolah dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang aman, nyaman dan kondusif.
Kegiatan pembinaan melalui upacara sekolah tersebut menjadi salah satu ruang bagi kepolisian untuk menyampaikan edukasi kepada pelajar sekaligus memperkuat komunikasi antara kepolisian dan lingkungan pendidikan.
Redaksi : Ipul pedank laut


Tidak ada komentar:
Posting Komentar