• Jelajahi

    Aplikasi (1) Artis (3) Covid 19 (1) Daerah (572) Hukum (96) Internasional (191) Kampus (58) Lifestyle (16) Nasional (362) Politik (93)
    Copyright © elitnesia.id
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Iklan



    Kadistanbun Bireuen Mulyadi Tinjau Progres Rehabilitasi Sawah di Sejumlah Lokasi, Target Awal November Petani Mulai Tanam

    24 Oktober 2026, 21:09 WIB Last Updated 2026-10-24T14:09:45Z

     




    Elitnesia.id|Bireuen ,– Kepala Dinas Pertanian dan Perkebunan (Kadistanbun) Kabupaten Bireuen, Mulyadi, SE., MM., meninjau langsung progres pekerjaan rehabilitasi sawah di sejumlah lokasi di Kabupaten Bireuen. Peninjauan ini dilakukan untuk memastikan pekerjaan berjalan sesuai rencana sehingga petani dapat segera memulai aktivitas turun sawah sesuai target yang telah ditetapkan.


    Adapun lokasi yang dikunjungi meliputi Gampong Bayu, Kecamatan Peusangan, serta Gampong Barat Lanyan, Gampong Kambuk, Pante Ranub, Bugak Krueng, dan Pulo Iboeh di Kecamatan Jangka.


    Dalam peninjauan tersebut, Mulyadi melihat langsung berbagai pekerjaan rehabilitasi yang sedang dilaksanakan, di antaranya stripping atau pengupasan lahan, perbaikan saluran irigasi, pembangunan sumur bor, rehabilitasi saluran, serta pembersihan sedimentasi yang menghambat aliran air.


    Program rehabilitasi ini mencakup total luas lahan sekitar 1.019 hektare. Pelaksanaannya menggunakan sistem swakelola Tipe 2 dengan melibatkan TNI sebagai pelaksana kegiatan.


    Dalam kunjungan lapangan tersebut, Kadistanbun Bireuen turut didampingi Pasiter Kodim 0111/Bireuen, Babinsa, serta mitra TNI yang terlibat dalam pelaksanaan pekerjaan rehabilitasi.


    Mulyadi menegaskan bahwa percepatan pekerjaan menjadi perhatian utama agar seluruh tahapan rehabilitasi dapat diselesaikan tepat waktu. Hal ini penting untuk mendukung kesiapan lahan dan jaringan irigasi sehingga petani dapat segera melaksanakan kegiatan turun sawah.


    “Pekerjaan ini perlu dipercepat agar target awal November 2026 petani sudah dapat turun sawah bisa tercapai. Kesiapan lahan dan saluran air sangat menentukan kelancaran kegiatan pertanian,” menjadi penekanan dalam peninjauan tersebut.


    Selain memantau progres fisik pekerjaan, Mulyadi juga menyempatkan diri berdialog langsung dengan para petani di Gampong Kambuk, Kecamatan Jangka, untuk menyerap aspirasi dan mengetahui berbagai kebutuhan serta kendala yang dihadapi petani di lapangan.


    Dialog tersebut menjadi bagian penting dalam memastikan bahwa pelaksanaan rehabilitasi benar-benar menjawab kebutuhan petani, khususnya terkait ketersediaan air, kondisi saluran irigasi, dan kesiapan lahan untuk musim tanam berikutnya.


    Percepatan rehabilitasi juga berkaitan dengan rencana penutupan pintu air pada Januari 2027 untuk pelaksanaan perbaikan irigasi dan jaringan Pante Lhong II. Oleh karena itu, pekerjaan rehabilitasi perlu diselesaikan sesuai jadwal agar tidak mengganggu rencana tanam dan aktivitas pertanian masyarakat.


    Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten Bireuen berharap rehabilitasi sawah dapat meningkatkan kesiapan lahan, memperlancar distribusi air irigasi, serta mendukung peningkatan produktivitas pertanian dan kesejahteraan petani.


    Sinergi antara pemerintah daerah, TNI, dan masyarakat petani diharapkan mampu mempercepat penyelesaian pekerjaan sehingga lahan pertanian yang direhabilitasi dapat segera dimanfaatkan secara optimal.

    Komentar

    Tampilkan

    Tidak ada komentar:

    Posting Komentar

    Terkini

    !

    Mohon Nonaktifkan AdBlock

    Iklan membantu kami menjaga website ini tetap gratis. Silakan nonaktifkan AdBlock untuk mendukung website kami.

    Terima kasih atas dukungan Anda.