Elitnesia.id|Bireuen ,– Sejumlah keuchik di Kecamatan Jangka, Kabupaten Bireuen, Aceh, menyuarakan aspirasi agar proses pergantian kepemimpinan Yayasan Almuslim Peusangan dilaksanakan secara terbuka, demokratis, dan sesuai dengan ketentuan organisasi.
Aspirasi tersebut disampaikan melalui perwakilan Keuchik Alue Kuta, Habibullah, dan Keuchik Alue Buya Pasie, M. Diah, S.T. Keduanya menekankan pentingnya menjaga marwah yayasan, memperkuat transparansi pengelolaan aset, serta memberikan ruang partisipasi yang adil kepada seluruh pihak yang memiliki hak suara sah.
Menurut aspirasi yang disampaikan, Yayasan Almuslim bukan sekadar lembaga pendidikan, melainkan juga bagian dari warisan perjuangan ulama dan masyarakat Peusangan Raya yang perlu dijaga keberlanjutan serta manfaatnya bagi generasi mendatang.
Dorong Pra-Musyawarah Melibatkan Empat Kecamatan
Menjelang berakhirnya masa kepengurusan saat ini, para keuchik mendorong pengurus Yayasan Almuslim agar segera melaksanakan pra-musyawarah dengan melibatkan seluruh unsur pemilik mandat dan suara sah dari empat kecamatan, yakni Peusangan, Peusangan Selatan, Peusangan Siblah Krueng, dan Jangka.
Unsur tersebut mencakup Tgk. Imum Mukim, Tgk. Imum Gampong, Tgk. Imum Chiek, para keuchik, serta tokoh masyarakat yang memiliki hak sesuai ketentuan organisasi.
Mereka berharap proses pergantian kepemimpinan dilaksanakan dengan mengedepankan musyawarah, keterbukaan, dan kepatuhan terhadap aturan organisasi. Dengan demikian, keputusan yang dihasilkan dapat mempertimbangkan aspirasi para pemilik suara yang sah.
Para perwakilan keuchik juga menekankan pentingnya menghindari keputusan sepihak yang berpotensi mengabaikan hak partisipasi pihak-pihak yang memiliki mandat dalam proses tersebut.
Transparansi Pengelolaan Aset dan Keuangan
Selain persoalan kepemimpinan, keterbukaan pengelolaan aset dan keuangan menjadi perhatian dalam aspirasi yang disampaikan para keuchik.
Mereka mendorong adanya laporan pertanggungjawaban yang jelas, pendataan aset secara menyeluruh, serta keterbukaan mengenai penerimaan dan pengeluaran dana sesuai ketentuan hukum yang berlaku dan tata kelola yayasan.
Menurut mereka, transparansi dan akuntabilitas penting untuk menjaga kepercayaan masyarakat terhadap lembaga yang memiliki sejarah panjang dalam perjuangan pendidikan di Peusangan Raya.
Perhatian juga diarahkan pada pengelolaan harta wakaf yang menjadi bagian dari amanah untuk kepentingan pendidikan dan kemaslahatan umat. Pengelolaannya diharapkan tetap sesuai dengan peruntukan serta ketentuan yang berlaku.
Para keuchik berharap keberadaan dan pengelolaan Yayasan Almuslim semakin memberikan manfaat bagi masyarakat, termasuk anak yatim, fakir miskin, serta keluarga kurang mampu yang membutuhkan akses terhadap pendidikan berkualitas.
Sampaikan Aspirasi Dukungan Kepemimpinan
Dalam menyampaikan pandangan mengenai kepemimpinan yayasan ke depan, para perwakilan keuchik turut menyatakan dukungan kepada Edi Obama sebagai Ketua Dewan Pembina dan Amiruddin Cut Hasan sebagai Ketua Yayasan Almuslim untuk periode mendatang.
Dukungan tersebut merupakan aspirasi yang diharapkan dapat dipertimbangkan melalui mekanisme organisasi yang sah, dengan tetap mengacu pada anggaran dasar dan anggaran rumah tangga yayasan.
Mereka berharap kepemimpinan mendatang mampu memperkuat tata kelola yang profesional, menjaga amanah, serta menempatkan kepentingan pendidikan dan kemaslahatan masyarakat sebagai prioritas utama.
Jaga Persatuan dan Marwah Yayasan
Yayasan Almuslim merupakan salah satu bagian penting dari kehidupan pendidikan dan sosial masyarakat Peusangan Raya. Karena itu, menjaga keberlanjutan dan marwahnya membutuhkan komitmen bersama dari seluruh elemen masyarakat.
Momentum pergantian kepemimpinan diharapkan dapat menjadi ruang untuk memperkuat persatuan, membangun kepercayaan, dan memastikan warisan perjuangan para pendiri tetap memberikan manfaat bagi generasi mendatang.
Pada akhirnya, pergantian kepemimpinan tidak hanya berkaitan dengan siapa yang akan memegang jabatan, tetapi juga bagaimana amanah dijalankan, aset dikelola secara bertanggung jawab, dan keberlanjutan pendidikan diperjuangkan.
Aspirasi mengenai transparansi dan musyawarah terbuka tersebut diharapkan menjadi bagian dari upaya menjaga Yayasan Almuslim agar tetap berorientasi pada kepentingan pendidikan dan masyarakat Peusangan Raya.


Tidak ada komentar:
Posting Komentar