![]() |
| Penyerahan trofi juara umum MTQ ke-38 tingkat Kecamatan Peudada kepada perwakilan Kemukiman Teungku Dipaya yang meraih 213 poin pada malam penutupan di Kabupaten Bireuen, Rabu (21/10/2026). |
Elitnesia.id|Bireuen ,– Kemukiman Teungku Dipaya berhasil meraih juara umum Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke-38 tingkat Kecamatan Peudada, Kabupaten Bireuen, Aceh, dengan perolehan 213 poin. Pengumuman hasil perlombaan disampaikan pada penutupan MTQ, Rabu (21/10/2026).
Koordinator Dewan Hakim, Ishak, S.Ag., mengumumkan Kemukiman Teungku Dipaya sebagai peraih peringkat pertama. Sementara itu, Kemukiman Blang Birah menempati posisi kedua dengan 114 poin, disusul Kemukiman Krueng di posisi ketiga dengan 69 poin.
Keberhasilan tersebut menjadi pencapaian bagi para peserta Kemukiman Teungku Dipaya setelah berkompetisi dalam sejumlah cabang perlombaan keagamaan.
Sebelumnya, Camat Peudada, Erry Seprinaldi, S.Sos., M.Si., melaporkan bahwa sebanyak 126 dari 128 peserta yang terdaftar mengikuti perlombaan. Dua peserta lainnya berhalangan hadir.
MTQ ke-38 Kecamatan Peudada mempertandingkan berbagai cabang, meliputi Tartil dan Tilawah Al-Qur'an, Hifzhil Qur'an, Fahmil Qur'an, Syarhil Qur'an, Khattil Qur'an atau kaligrafi, serta Karya Tulis Ilmiah Al-Qur'an (KTIQ).
Perlombaan diikuti peserta dari berbagai kelompok usia, mulai dari kanak-kanak hingga dewasa, dengan kategori putra dan putri sesuai cabang yang dipertandingkan.
Pelaksanaan MTQ yang semula dijadwalkan berlangsung selama tujuh malam dipadatkan menjadi empat malam. Meski demikian, penyelenggara tetap menekankan pentingnya integritas dan objektivitas dewan hakim dalam menentukan hasil perlombaan.
Camat Peudada, Erry Seprinaldi, menyampaikan bahwa para peserta yang meraih juara akan mendapatkan pembinaan intensif melalui Training Center (TC) sebagai persiapan menghadapi MTQ tingkat Kabupaten Bireuen.
Pembinaan tersebut diharapkan dapat meningkatkan kemampuan para peserta agar mampu bersaing dan mengharumkan nama Kecamatan Peudada pada ajang berikutnya.
Pemerintah Kecamatan Peudada juga berharap MTQ tidak hanya menjadi ajang perlombaan, tetapi sekaligus menjadi sarana memperkuat kecintaan masyarakat terhadap Al-Qur'an, meningkatkan syiar Islam, dan membentuk generasi Qurani yang berprestasi.
Pada malam penutupan, trofi juara umum diserahkan kepada perwakilan Kemukiman Teungku Dipaya sebagai bentuk penghargaan atas capaian yang diraih dalam MTQ ke-38 tersebut.
Pemerintah Kecamatan Peudada turut mengapresiasi seluruh peserta, panitia, pimpinan mukim, keuchik, imum, serta masyarakat yang telah mendukung pelaksanaan kegiatan hingga selesai.
Dengan berakhirnya MTQ ke-38, para peserta yang meraih prestasi diharapkan dapat mengikuti pembinaan secara optimal untuk mempersiapkan diri menghadapi MTQ tingkat Kabupaten Bireuen.
Reporter : Ipul pedank laut


Tidak ada komentar:
Posting Komentar