• Jelajahi

    Aplikasi (1) Artis (3) Covid 19 (1) Daerah (572) Hukum (96) Internasional (191) Kampus (58) Lifestyle (16) Nasional (362) Politik (93)
    Copyright © elitnesia.id
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Iklan



    Kapolsek Kota Juang Edukasi Siswa SMA Negeri 1 Kuala tentang Kenakalan Remaja dan Bahaya Narkoba

    26 Oktober 2026, 12:03 WIB Last Updated 2026-10-26T05:03:42Z
    Kapolsek Kota Juang, IPTU Faisal Riza, S.H., M.H., menyampaikan sosialisasi tentang kenakalan remaja dan bahaya penyalahgunaan narkoba kepada siswa-siswi SMA Negeri 1 Kuala, Kabupaten Bireuen, Senin (26/10/2026). Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kesadaran hukum serta mendorong pelajar menjauhi perilaku negatif dan narkoba.


    Elitnesia.id|Bireuen ,– SMA Negeri 1 Kuala, Kabupaten Bireuen, Aceh, memperkuat pembinaan karakter dan kesadaran hukum peserta didik melalui apel pagi dan sosialisasi kenakalan remaja serta bahaya penyalahgunaan narkoba, Senin (26/10/2026).


    Kegiatan tersebut menghadirkan Kapolsek Kota Juang, IPTU Faisal Riza, S.H., M.H., sebagai pembina apel sekaligus pemateri dalam sosialisasi yang diikuti siswa kelas X dan XI.


    Apel pagi berlangsung dengan melibatkan Kepala SMA Negeri 1 Kuala, Nurul Aini, S.Pd., M.A.P., dewan guru, tenaga kependidikan, serta para siswa. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya menanamkan kedisiplinan, tanggung jawab, dan karakter positif di lingkungan sekolah.


    Mengusung semangat “Menumbuhkan Disiplin, Memperkuat Karakter, Membangun Generasi Berprestasi”, kegiatan tersebut menekankan pentingnya pembentukan kepribadian peserta didik yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki sikap dan perilaku yang baik.


    Usai apel, kegiatan dilanjutkan dengan sosialisasi kenakalan remaja dan penyalahgunaan narkoba di aula SMA Negeri 1 Kuala. Sosialisasi dibuka oleh Kepala Sekolah Nurul Aini sebelum materi disampaikan oleh IPTU Faisal Riza.




    Dalam sambutannya, Nurul Aini menekankan pentingnya memberikan pemahaman kepada siswa mengenai tantangan pergaulan remaja, kedisiplinan, serta perilaku sosial yang dapat memengaruhi masa depan mereka.


    Menurutnya, pendidikan tidak hanya berorientasi pada pencapaian akademik, tetapi juga mencakup pembentukan karakter, penanaman tanggung jawab, dan pengembangan kesadaran untuk berperilaku positif.


    Karena itu, pembinaan yang melibatkan pihak kepolisian dinilai menjadi salah satu upaya untuk memperluas wawasan peserta didik, khususnya dalam memahami aturan hukum dan menghindari perilaku berisiko.


    Dalam pemaparannya, IPTU Faisal Riza memberikan edukasi mengenai kenakalan remaja dan bahaya penyalahgunaan narkoba. Kedua persoalan tersebut perlu menjadi perhatian bersama karena dapat berdampak terhadap perkembangan diri, proses pendidikan, hubungan sosial, dan masa depan generasi muda.


    Para siswa diharapkan mampu mengenali perilaku yang menyimpang dari norma dan aturan, sekaligus memahami pentingnya mempertimbangkan konsekuensi dari setiap tindakan yang dilakukan.


    Selain itu, edukasi mengenai narkoba bertujuan meningkatkan kewaspadaan pelajar terhadap risiko penyalahgunaan zat terlarang, termasuk dampaknya terhadap kesehatan dan kehidupan sosial. Pemahaman tersebut diharapkan dapat membekali siswa agar mampu menolak ajakan negatif dan memilih lingkungan pergaulan yang sehat.


    Upaya pencegahan kenakalan remaja dan penyalahgunaan narkoba membutuhkan peran bersama antara peserta didik, keluarga, sekolah, dan aparat penegak hukum. Dukungan berbagai pihak diperlukan agar pelajar memperoleh pendampingan serta pembinaan secara berkelanjutan.


    Kegiatan tersebut turut dihadiri Kapospol Kuala, Aiptu Iwan Saputra, yang mendampingi Kapolsek Kota Juang selama rangkaian kegiatan berlangsung.


    Melalui kegiatan apel pagi dan sosialisasi ini, SMA Negeri 1 Kuala berharap para siswa semakin disiplin, memiliki kesadaran hukum, mampu menjaga perilaku, serta menjauhi narkoba dan pergaulan yang berisiko.


    Sinergi antara dunia pendidikan dan kepolisian diharapkan terus terjalin untuk menciptakan lingkungan sekolah yang aman, tertib, dan kondusif.


    Dengan pembinaan yang berkesinambungan, para peserta didik diharapkan tumbuh menjadi generasi muda yang berkarakter, berprestasi, serta mampu memberikan kontribusi positif bagi masyarakat dan daerah.


    Reporter : Ipul pedank laut 

    Komentar

    Tampilkan

    Tidak ada komentar:

    Posting Komentar

    Terkini

    !

    Mohon Nonaktifkan AdBlock

    Iklan membantu kami menjaga website ini tetap gratis. Silakan nonaktifkan AdBlock untuk mendukung website kami.

    Terima kasih atas dukungan Anda.