• Jelajahi

    Aplikasi (1) Artis (3) Covid 19 (1) Daerah (550) Hukum (78) Internasional (185) Kampus (57) Lifestyle (16) Nasional (270) Politik (60)
    Copyright © elitnesia.id
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Iklan

    Teknik Bloking Dalam Proses Kreatif Panggung

    Sabtu, 22 Juni 2024, Juni 22, 2024 WIB Last Updated 2024-06-22T13:13:24Z


    Elitnesi.id|Padangpanjang,- Komunitas Seni Kuflet  Melakukan diskusi rutin bertajuk  "Teknik Bloking dalam Proses Kreatif Teater" (22/6/2024) di Sekretariat Komunitas Seni Kuflet,  Pemateri Soleha Hasanah Nasution, S.Sn Sutradara Muda yang dimikili Kuflet. Dimoderatori Siti Nuratikah ucap Ketua Komunikasi Seni Kuflet Akbar.


    Hasanah Nasution mengatakan "Hasil dari teater yang ujian kemarin ternyata bloking tidak sesuai yang diajarkan dulu. Biasanya di Gedung Pertunjukan yang lebih besar, panggung Gedung Pertunjukan berbentuk persegi panjang dengan ukuran 13x8 meter dan terbagi menjadi 9 bagian. Sedangkan di arena terdapat 6 bagian, di mana arena cenderung lebih serong daripada GP. Posisi penonton dari GP biasanya menghadap ke depan, sementara di arena posisi penonton cenderung lebih menyamping.

    Penting untuk memperhatikan bahwa posisi bloking sebaiknya seimbang dan tidak berat sebelah. Hal ini penting untuk memastikan bahwa sudut pandang dari penonton dapat terakomodasi dengan baik. Oleh karena itu, penataan bloking yang melibatkan aktor, properti, dan penari harus dipertimbangkan dengan cermat sesuai dengan jenis panggung yang digunakan" Papar mantan Ketua Komunitas Seni Kuflet itu.


    Hasanah menambahkan "Selain itu, penting juga untuk menghindari berat sebelah dalam bloking, menghindari membelakangi penonton, dan menghindari posisi yang selalu menghadap ke depan serta menghindari tumpukan elemen di panggung. Pembagian panggung yang baik dapat mencegah tumpukan dan memastikan bahwa posisi aktor dapat dipertimbangkan dengan baik. Dalam konteks pertunjukan teater, penting untuk memperhatikan bagaimana penonton dapat melihat pergerakan dan perjalanan pertunjukan. Pertimbangan bloking yang melibatkan penonton duduk harus memastikan bahwa penonton dapat melihat aksi aktor dari berbagai sudut pandang. Imajinasi penonton juga harus dipertimbangkan tanpa perlu dijelaskan secara terperinci, sehingga dapat memberikan pengalaman yang menarik. dalam situasi di mana terdapat 4 posisi penonton di arena, sebaiknya aktor tidak keluar menghadap penonton untuk menghindari kebocoran informasi kepada penonton. Selain itu, logika keluar masuk panggung juga perlu diperkirakan dengan baik untuk menjaga kelancaran pertunjukan"


    Hasanah juga menekankan "Penting untuk memperhatikan bahwa bloking yang tepat juga mencakup penempatan aktor dan elemen panggung yang mempertimbangkan sudut pandang penonton. Dengan demikian, penonton dapat melihat aksi dan ekspresi aktor dengan jelas dari berbagai sudut panggung. Hal ini akan meningkatkan kualitas pertunjukan dan memastikan bahwa pesan yang ingin disampaikan dapat tersampaikan dengan baik kepada penonton. dalam mengatur bloking, pertimbangan terhadap imajinasi penonton juga sangat penting. Penonton memiliki kemampuan untuk mengisi celah informasi yang tidak dijelaskan secara rinci dengan imajinasi mereka sendiri. Oleh karena itu, bloking yang memperhatikan aspek ini dapat membangkitkan kreativitas dan interpretasi yang beragam dari penonton, menjadikan pertunjukan lebih menarik dan memikat." Ucap mahasiswa S2 Pascasarjana ISI Padangpanjang itu.


    Pendiri dan Penasihat Kuflet  Sulaiman Juned, mwngatakan, 

    "Segala hal yang diletakkan di atas panggung berbicara. karena itu, semua yang ada di panggung harus merespons, tidak hanya sebagai hiasan. Respon tidak harus disampaikan melalui sentuhan, namun bisa dilihat; intinya adalah memberikan respons. Tidak ada dialog yang diperlukan, tetapi komunikasi juga bisa dibangun melalui gerakan tubuh. Sutradara harus merancang bloking dasar yang tidak boleh diganggu oleh para aktor. Kemudian, para aktor dapat mengembangkan kreativitas mereka dan menunjukkan kecerdasan mereka. Berbicara tentang bloking sama halnya dengan karakter dialog." Papar Sutradara yang penyair itu.


    Peserta Diskusi " Siti Nuratikah Menyimpulkan,  "Bloking panggung itu penting dan wajib dipahami, terutama yang berkecimpung dalam dunia peran" Tuturnya. (*/Maharani Saputri).

    Komentar

    Tampilkan

    Tidak ada komentar:

    Posting Komentar

    Terkini