![]() |
| Suasana acara pelepasan Tim Relawan Kesehatan PDI Perjuangan di Pendopo Bupati Bireuen, Senin (26/1/2026), yang dihadiri Bupati Bireuen Mukhlis, ST, beserta unsur Forkopimda. |
Elitnesia.id|Bireuen — Pemerintah Kabupaten Bireuen menggelar acara pelepasan dan pemulangan Tim Relawan Kesehatan PDI Perjuangan yang telah menjalankan misi kemanusiaan bertema “Mengabdi di Masa Darurat Bencana Banjir”. Kegiatan tersebut berlangsung di Pendopo Bupati Bireuen, Senin (26/1/2026).
Tim relawan kesehatan PDI Perjuangan tercatat telah berada di Aceh sejak 10 Desember 2025 hingga 26 Januari 2026 untuk membantu masyarakat terdampak bencana banjir di sejumlah kabupaten/kota. Kehadiran para relawan menjadi wujud kepedulian terhadap pemulihan kesehatan masyarakat di masa tanggap darurat bencana.
Selama menjalankan tugas, Tim Relawan Kesehatan PDI Perjuangan melaksanakan misi kemanusiaan di berbagai wilayah di Provinsi Aceh, meliputi Kabupaten Aceh Tamiang, Kota Langsa, Kabupaten Aceh Timur, Kabupaten Aceh Utara, Kota Lhokseumawe, Kabupaten Bireuen, Kabupaten Pidie Jaya, Kabupaten Bener Meriah, Kabupaten Aceh Tengah, Kabupaten Aceh Jaya, Kabupaten Aceh Barat, serta Kabupaten Nagan Raya.
Acara pelepasan dipimpin langsung oleh Bupati Bireuen, Mukhlis, ST, yang akrab disapa Mukhlis Takabeya.
Dalam sambutannya, Bupati menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh relawan atas dedikasi, pengabdian, serta semangat kemanusiaan yang telah ditunjukkan selama bertugas membantu masyarakat di wilayah terdampak banjir.
“Atas nama Pemerintah Kabupaten Bireuen dan masyarakat, kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh relawan kesehatan PDI Perjuangan yang telah hadir dan bekerja bersama masyarakat kami di masa darurat bencana,” ujar Mukhlis.
Penyerahan tim relawan secara resmi dilakukan oleh Ketua DPP Kesehatan PDI Perjuangan, dr. Ribka Tjiptaning. Ia menegaskan bahwa kehadiran relawan kesehatan merupakan bagian dari komitmen PDI Perjuangan dalam memberikan pelayanan kesehatan dan pendampingan medis kepada masyarakat yang membutuhkan, khususnya pada saat terjadi bencana.
Sebanyak 50 orang relawan kesehatan diterjunkan dalam misi kemanusiaan tersebut.
Selama bertugas, para relawan memberikan layanan kesehatan, pendampingan psikososial, serta membantu proses pemulihan kondisi warga terdampak banjir di wilayah sasaran.
Sementara itu, Ketua DPC PDI Perjuangan Bireuen, Munzir Mandala, menyampaikan harapannya agar sinergi antara pemerintah daerah, partai politik, dan relawan kemanusiaan dapat terus terjalin dalam menghadapi berbagai situasi darurat di masa mendatang.
Pemerintah Kabupaten Bireuen menegaskan komitmennya untuk terus mendukung berbagai upaya kemanusiaan sebagai bagian dari ikhtiar mewujudkan kesejahteraan dan ketahanan masyarakat menghadapi bencana.
Redaksi : Ipul pedank laut



Tidak ada komentar:
Posting Komentar