![]() |
| Kepala Bagian Humas APDESI Kabupaten Bireuen, Keuchik Baihakki.(Ist) |
Elitnesia.id|Bireuen,— Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (APDESI) Kabupaten Bireuen mengapresiasi kinerja Kapolres Bireuen dalam mengamankan wilayah perbatasan dari aksi balap liar yang meresahkan masyarakat.
Penertiban dilakukan melalui patroli gabungan usai shalat Subuh, Minggu (22/2/2026), di ruas jalan nasional kawasan Tanjongan, Kecamatan Samalanga, yang berbatasan langsung dengan Kecamatan Jangka Buya, Kabupaten Pidie Jaya. Kegiatan tersebut melibatkan personel Polres Bireuen, Polsek Samalanga, Koramil 02/Samalanga, tokoh masyarakat, serta dukungan dari Polres Pidie Jaya dan Polsek Jangka Buya.
Dalam operasi tersebut, puluhan sepeda motor yang diduga hendak digunakan untuk balap liar berhasil diamankan. Belasan unit dibawa ke Polres Pidie Jaya sesuai wilayah hukum setempat, sementara lima unit lainnya diamankan di Polsek Samalanga, Polres Bireuen. Para remaja yang terjaring turut diberikan pembinaan sebagai langkah preventif guna mencegah terulangnya pelanggaran serupa.
Kepala Bagian Humas APDESI Kabupaten Bireuen, Keuchik Baihakki, menilai langkah cepat tersebut mencerminkan komitmen kuat Kapolres Bireuen dalam menjaga keamanan, khususnya di kawasan perbatasan yang rawan dimanfaatkan sebagai arena balap liar.
“Kami melihat Kapolres Bireuen tidak hanya memberi instruksi, tetapi memastikan jajarannya benar-benar hadir dan bertindak di lapangan. Ini menunjukkan kepemimpinan yang tegas sekaligus responsif terhadap keresahan masyarakat,” ujarnya.
Menurut Baihakki, balap liar bukan sekadar pelanggaran lalu lintas, melainkan ancaman serius terhadap keselamatan generasi muda dan pengguna jalan lainnya. Karena itu, respons cepat aparat dinilai sebagai langkah nyata dalam mencegah potensi kecelakaan serta gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).
APDESI juga menyoroti sinergi antara Kapolres Bireuen dan Kapolres Pidie Jaya dalam menjaga wilayah perbatasan sebagai bentuk soliditas lintas daerah demi menciptakan rasa aman bagi masyarakat.
“Wilayah perbatasan harus dijaga bersama. Ketika aparat hadir dan bertindak cepat, masyarakat pun merasa lebih terlindungi,” tegasnya.
APDESI Kabupaten Bireuen menyatakan siap mendukung penuh upaya preventif dan pembinaan berkelanjutan, serta mengajak seluruh keuchik dan perangkat desa untuk terus bersinergi dengan aparat kepolisian dalam menjaga ketertiban dan keselamatan generasi muda.
Redaksi : Ipul pedank laut

Tidak ada komentar:
Posting Komentar