• Jelajahi

    Aplikasi (1) Artis (3) Covid 19 (1) Daerah (556) Hukum (88) Internasional (191) Kampus (58) Lifestyle (16) Nasional (358) Politik (74)
    Copyright © elitnesia.id
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Iklan

    Dandim 0111/Bireuen Tinjau Pembangunan Jembatan Gantung Penghubung Dua Desa di Peudada

    06 Maret 2026, 13:57 WIB Last Updated 2026-03-06T06:57:43Z

     


    Elitnesia.id|Bireuen – Komandan Kodim (Dandim) 0111/Bireuen, Letkol Arh Luthfi Novriadi S.E., Sos., M.Han., M.Sc., didampingi oleh Kasdim 0111/Bireuen, Mayor Arh. Ronald Samosir meninjau secara langsung progres pembangunan jembatan gantung di Desa Meunasah Krueng, Kecamatan Peudada, Kabupaten Bireuen, yang akan menjadi akses penghubung antara Desa Meunasah Krueng dan Desa Ara Bungong Kecamatan Peudada Kabupaten Bireuen. Kamis malam (6/3/2026).


    Jembatan dengan panjang kurang lebih 100 meter tersebut diharapkan menjadi solusi penting bagi mobilitas masyarakat di wilayah tersebut.

    Peninjauan yang dilakukan Dandim 0111/Bireuen ini bertujuan untuk memastikan proses pengerjaan berjalan dengan baik, aman, serta sesuai dengan rencana yang telah ditetapkan. Kehadiran Dandim di lokasi juga menjadi bentuk dukungan dan perhatian terhadap pembangunan infrastruktur yang memiliki dampak langsung bagi kehidupan masyarakat.


    Jembatan gantung ini nantinya akan menjadi jalur vital bagi warga kedua desa, terutama dalam mendukung aktivitas sehari-hari seperti kegiatan ekonomi, pendidikan, serta mempermudah akses transportasi masyarakat yang sebelumnya harus menempuh jalur yang lebih jauh dan sulit.


    Dalam kesempatan tersebut, Dandim 0111/Bireuen menyampaikan bahwa pembangunan jembatan ini merupakan wujud kepedulian terhadap kebutuhan masyarakat di wilayah pedesaan, khususnya dalam membuka akses yang lebih cepat, aman, dan efisien bagi warga.


    “Dengan adanya jembatan gantung ini, diharapkan dapat memperlancar aktivitas masyarakat antara Desa Meunasah Krueng dan Desa Ara Bungong. Selain itu, jembatan ini juga akan menjadi sarana penting dalam meningkatkan perekonomian serta mempererat hubungan sosial masyarakat kedua desa,” ujarnya.


    Pembangunan jembatan ini disambut antusias oleh masyarakat setempat, karena keberadaannya akan memberikan manfaat besar dalam jangka panjang. Selama ini, warga harus menghadapi berbagai kendala saat melintasi sungai yang memisahkan kedua desa, terutama saat musim hujan ketika debit air meningkat.


    Dengan ditinjaunya langsung progres pembangunan tersebut, diharapkan pengerjaan jembatan gantung sepanjang ±100 meter ini dapat selesai tepat waktu dan segera dimanfaatkan oleh masyarakat sebagai akses penghubung yang aman dan nyaman.


    Kehadiran infrastruktur ini nantinya tidak hanya menjadi simbol pembangunan di wilayah pedesaan, tetapi juga menjadi bukti nyata sinergi dan kepedulian berbagai pihak dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Bireuen.

    Komentar

    Tampilkan

    Tidak ada komentar:

    Posting Komentar

    Terkini