Elitnesia.id|Bireuen, – Sekitar 2.000 warga dari 17 kecamatan di Kabupaten Bireuen menghadiri buka puasa bersama yang digelar Anggota Komisi V DPR RI Fraksi PKB, H Ruslan M Daud, di kediamannya Komplek Meuligoe Residen, Cot Gapu, Kota Juang, Rabu (4/3/2026).
Ribuan warga mulai berdatangan sejak pukul 16.30 WIB menggunakan sepeda motor dan mobil pribadi. Sejumlah pengungsi korban banjir dan tanah longsor dari berbagai desa juga hadir dengan difasilitasi bus sekolah. Mereka terdiri dari anak-anak, remaja hingga orang dewasa.
Kegiatan tersebut turut dihadiri tokoh masyarakat, alim ulama, tokoh pemuda dan perempuan, para keuchik beserta perangkat desa, serta unsur legislatif dari berbagai kabupaten/kota di Aceh.
Dalam sambutannya, Ruslan Daud yang juga Ketua DPW PKB Aceh menyoroti kondisi masyarakat pascabencana banjir dan tanah longsor yang hingga kini masih bertahan di tenda darurat. Ia menyebut, memasuki bulan ketiga pascabencana, masih ada korban yang belum mendapatkan hunian layak maupun hunian sementara (huntara).
“Masih ada masyarakat korban bencana di berbagai desa yang belum mendapatkan hak-haknya, terutama rumah layak huni atau hunian sementara. Karena itu kita berharap negara hadir membangun hunian yang layak bagi korban banjir dan tanah longsor di Kabupaten Bireuen,” ujarnya.
Ia menegaskan, kegiatan tersebut bukan sekadar buka puasa bersama, melainkan juga momentum reses untuk menyerap aspirasi masyarakat Aceh yang akan diperjuangkan di tingkat pusat. Agenda itu, kata dia, sejalan dengan arahan Ketua Umum DPP PKB, Muhaimin Iskandar, agar kader PKB terus hadir dan melayani masyarakat.
Sekretaris Wilayah DPW PKB Aceh, Tgk Mujlisal, dalam kesempatan itu mengapresiasi komitmen Ruslan Daud yang dinilai konsisten memperjuangkan pembangunan infrastruktur dan kebutuhan masyarakat Aceh di tingkat nasional.
Menurutnya, berbagai program yang diperjuangkan di Senayan telah dirasakan manfaatnya oleh masyarakat di sejumlah daerah di Aceh.
Dalam rangkaian kegiatan tersebut, Ruslan Daud juga menyerahkan santunan kepada anak-anak yatim dari desa sekitar sebagai wujud kepedulian sosial di bulan Ramadhan.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar