Elitnesia.id|Bireuen, — Abdullah, Keuchik Gampong Matang Kulee, resmi dilantik sebagai Ketua Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (APDESI) Kecamatan Peulimbang dalam sebuah acara yang berlangsung hangat dan penuh kekeluargaan. Kamis, (5/3/2026).
Pelantikan tersebut dihadiri unsur Muspika Kecamatan Peulimbang, para imum mukim, keuchik se-kecamatan, Anggota DPRK Bireuen dari Fraksi Partai Aceh, Syibran Malasyi, dan Taufik Ridha dari Fraksi Golkar, insan pers, serta Ketua APDESI Kabupaten Bireuen, Bahrul Fazal, SH.
Dalam sambutannya, Bahrul mengungkapkan bahwa Kecamatan Peulimbang memiliki tempat tersendiri dalam perjalanan organisasi APDESI di Kabupaten Bireuen. Menurutnya, daerah tersebut pernah melahirkan tokoh desa yang memberikan pengaruh besar dalam perjuangan memperkuat pemerintahan gampong.
Tokoh yang dimaksud adalah almarhum Keuchik Nawi, sosok yang pernah memimpin APDESI Bireuen dan dikenal luas sebagai figur yang berani serta konsisten memperjuangkan kepentingan desa.
“Peulimbang pernah melahirkan tokoh besar bagi APDESI. Almarhum Keuchik Nawi adalah sosok yang banyak memberi inspirasi dalam memperjuangkan hak-hak gampong,” kata Bahrul.
Ia mengenang, semasa hidupnya Keuchik Nawi kerap berada di barisan terdepan ketika kepentingan desa harus diperjuangkan. Salah satu perjuangan yang paling dikenang adalah upayanya memperjuangkan agar Sekretaris Desa (Sekdes) dapat diangkat menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS).
Menurut Bahrul, pada masa pemerintahan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, Kabupaten Bireuen menjadi salah satu daerah dengan jumlah Sekdes yang cukup banyak diangkat menjadi PNS. Hal itu, katanya, tidak terlepas dari gagasan serta perjuangan para tokoh desa, termasuk Keuchik Nawi.
“Perjuangan itu tidak mudah. Namun beliau berdiri tegak membela aparatur desa dan memperjuangkan hak-hak gampong,” ujarnya.
Selain itu, Bahrul juga menilai lahirnya Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa tidak terlepas dari suara dan perjuangan para tokoh desa di berbagai daerah yang terus mendorong penguatan pemerintahan desa.
Karena itu, ia berharap kepengurusan APDESI Kecamatan Peulimbang yang baru dapat menjaga kekompakan serta melanjutkan semangat perjuangan para tokoh desa terdahulu.
“Peulimbang memiliki sejarah besar dalam perjalanan desa. Saya berharap kepengurusan yang baru mampu menjaga kebersamaan dan terus memperjuangkan kepentingan gampong serta masyarakat,” katanya.
Pelantikan tersebut menjadi pengingat bahwa perjuangan membangun desa tidak lahir dari satu orang semata, melainkan dari kebersamaan dan semangat para keuchik dalam menjaga marwah pemerintahan gampong.
Redaksi : Ipul pedank laut


Tidak ada komentar:
Posting Komentar