• Jelajahi

    Aplikasi (1) Artis (3) Covid 19 (1) Daerah (556) Hukum (93) Internasional (191) Kampus (58) Lifestyle (16) Nasional (360) Politik (75)
    Copyright © elitnesia.id
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Iklan

    Ketua PMI Bireuen Ajak Redam Polemik, Apresiasi Respons Cepat Bupati Saat Banjir

    20 Maret 2026, 16:54 WIB Last Updated 2026-03-20T09:54:11Z

     

    Ketua PMI Bireuen, Edi Saputra (kanan), berfoto bersama warga saat kegiatan kemanusiaan penanganan banjir di Kabupaten Bireuen, Jumat (20/3/2026).

    Elitnesia.id|Bireuen, — Di tengah dinamika tanggapan politik yang berkembang, Ketua PMI Bireuen, Edi Saputra, mengajak semua pihak untuk meredam polemik dan mengedepankan sikap bijak dalam menyikapi situasi.


    Pernyataan itu disampaikan menyusul respons dari Anggota DPR RI, Ruslan Daud, terkait berbagai isu yang mencuat pascabanjir di Kabupaten Bireuen.


    Edi, yang akrab disapa Edi Obama, menegaskan dirinya berbicara bukan dalam kapasitas politik, melainkan sebagai relawan kemanusiaan yang menyaksikan langsung kondisi masyarakat saat bencana terjadi.


    “Saya berdiri di sini bukan sebagai politisi, tapi sebagai relawan yang melihat langsung bagaimana derita rakyat saat bencana menghantam,” ujarnya, Jumat (20/3/2026).


    Ia menilai, dalam situasi darurat, yang paling dibutuhkan masyarakat adalah kehadiran nyata dan tindakan cepat dari para pemimpin. Menurutnya, Bupati Bireuen telah menunjukkan hal tersebut dengan turun langsung ke lokasi terdampak sejak awal banjir melanda.


    “Saat sebagian orang masih terlelap atau hanya menyampaikan pendapat dari kejauhan, Bupati sudah berada di tengah genangan, memastikan keselamatan masyarakat,” kata Edi.


    Selain itu, ia juga mengapresiasi langkah cepat pemerintah daerah dalam memulihkan infrastruktur, khususnya pembangunan kembali jembatan yang terdampak banjir.


    Menurutnya, percepatan pembangunan tersebut sangat penting karena menyangkut akses dan aktivitas ekonomi masyarakat.


    “Pembangunan jembatan dilakukan dengan cepat karena menyangkut urat nadi ekonomi warga. Ini bukan sekadar pembangunan fisik, tetapi wujud tanggung jawab terhadap keberlangsungan hidup masyarakat,” jelasnya.


    Di akhir pernyataannya, Edi mengajak semua pihak untuk menjadikan kritik sebagai bahan evaluasi yang konstruktif tanpa mengabaikan semangat kebersamaan.


    “Kritik itu penting, tetapi jangan sampai merusak semangat pengabdian. Mari kita jaga harmoni, karena Bireuen adalah milik kita bersama,” tutupnya.



    Redaksi : Ipul pedank laut 

    Komentar

    Tampilkan

    Tidak ada komentar:

    Posting Komentar

    Terkini