Elitnesia.id|Bireuen — Pengurus Besar Himpunan Mahasiswa Bireuen Banda Aceh (PB HIMABIR) menyelenggarakan kegiatan Kajian Ramadan dan Buka Puasa Bersama yang dirangkaikan dengan santunan anak yatim pada 18 Maret 2026 di Pendopo Bupati Bireuen. Kegiatan ini mengangkat tema “Belajar dari Sejarah Keislaman tentang Peran Pemuda dan Makna Kepemimpinan” serta melibatkan pelajar dan pemuda sebagai bagian dari upaya memperkuat kesadaran kolektif generasi muda.
Kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga ruang refleksi untuk melihat kembali peran strategis pemuda dalam sejarah, khususnya dalam peradaban Islam yang sarat dengan nilai kepemimpinan dan kontribusi generasi muda.
Dalam pemantik diskusi sekaligus sambutannya, Ketua Umum PB HIMABIR, Jamalul, menegaskan bahwa peran aktif pemuda tidak boleh hilang dari kehidupan sosial. Ia menyampaikan bahwa sejarah telah berulang kali membuktikan, pemuda selalu hadir dalam setiap fase penting perjalanan bangsa.
“Lembar sejarah kebangsaan menunjukkan bahwa pemuda tidak pernah absen. Selalu ada di setiap momentum perubahan. Karena itu, hari ini pun pemuda harus hadir, bukan sebagai penonton, tetapi sebagai penggerak,” ujarnya.
Menurutnya, pemuda memiliki kelebihan berupa semangat dan energi untuk menghadirkan kebermanfaatan, baik melalui lisan, tulisan, maupun tindakan nyata di tengah masyarakat.
Lebih lanjut, Jamalul menegaskan bahwa pemuda yang hari ini menikmati pendidikan sejatinya memikul tanggung jawab moral terhadap rakyat. Ia mengingatkan bahwa pendidikan yang dirasakan tidak terlepas dari kontribusi negara yang bersumber dari pajak masyarakat.
“Selama kita masih merasakan nikmat pendidikan yang dibiayai oleh negara melalui pajak dari rakyat, maka selama itu pula kita memiliki utang kepada rakyat Indonesia. Dan sebagaimana utang, ia harus dilunasi melalui ikhtiar menghadirkan peran dan kebermanfaatan,” tegasnya.
Dalam rangkaian kegiatan tersebut, juga dilaksanakan santunan kepada anak yatim sebagai bentuk kepedulian sosial. Santunan diserahkan secara langsung oleh Bupati Bireuen, didampingi Ketua Umum PB HIMABIR, sebagai wujud perhatian bersama terhadap anak-anak yang membutuhkan.
Sementara itu, Wakil Bupati Bireuen dalam sambutannya menyampaikan apresiasi terhadap keberadaan dan peran PB HIMABIR, khususnya yang berada di Banda Aceh, sebagai wadah berhimpun mahasiswa daerah yang tetap memiliki kepedulian terhadap kampung halaman. Ia juga memberikan dorongan agar PB HIMABIR terus menjaga kekompakan serta memperkuat kontribusinya bagi daerah.
Ketua Panitia kegiatan, Nadri Adlani, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan hasil kerja kolektif seluruh panitia dengan semangat kebersamaan. Ia juga menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Bireuen atas dukungan yang telah diberikan sehingga kegiatan ini dapat berjalan dengan baik dan lancar.
“Kami berharap kegiatan ini dapat menjadi ruang yang tidak hanya mempererat silaturahmi, tetapi juga menumbuhkan kesadaran bersama akan pentingnya peran pemuda dalam kehidupan sosial,” ujarnya.
Salah satu pelajar yang hadir turut menyampaikan apresiasinya terhadap kegiatan ini. Menurutnya, kegiatan yang diselenggarakan PB HIMABIR tidak sekadar menghadirkan momen berbuka puasa bersama, tetapi juga mampu membangun semangat kebersamaan serta menumbuhkan kesadaran akan pentingnya peran pemuda melalui pemantik diskusi dan kajian yang disampaikan.
PB HIMABIR berharap momentum Ramadan ini tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial semata, tetapi menjadi titik awal untuk memperkuat peran aktif pemuda dalam menghadirkan kebermanfaatan nyata di tengah masyarakat.
Sumber : Syahrizal
Redaksi : Ipul pedank laut

Tidak ada komentar:
Posting Komentar