Elitnesia.id|Bireuen ,— Keluarga Besar MIN 12 Bireuen membagikan paket Ramadhan kepada anak yatim dan siswa yang berasal dari keluarga sangat tidak mampu, Rabu (3/3/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya madrasah menanamkan nilai kepedulian sosial dan semangat berbagi di bulan suci.
Turut hadir Kepala Kantor Kementerian Agama (Kakankemenag) Kabupaten Bireuen, Dr. H. Zulkifli, S.Ag., M.Pd., Kasi Pendidikan Madrasah (Penmad) Anis, S.Ag., unsur komite, serta pengawas pembina madrasah.
Kepala MIN 12 Bireuen, Bukhari, S.Pd., mengatakan pembagian paket Ramadhan merupakan agenda rutin tahunan yang dilaksanakan sebagai bentuk kepedulian keluarga besar madrasah terhadap peserta didik yang membutuhkan perhatian lebih.
“Ramadhan adalah momentum untuk memperkuat empati dan kebersamaan. Kami ingin memastikan anak-anak yatim dan siswa kurang mampu tetap merasakan kebahagiaan dalam menyambut bulan penuh berkah ini,” ujarnya.
Menurut Bukhari, paket yang disalurkan berasal dari partisipasi guru, tenaga kependidikan, komite madrasah, serta dukungan para dermawan. Selain membantu meringankan beban orang tua, kegiatan ini juga menjadi sarana pendidikan karakter bagi seluruh siswa agar tumbuh dengan nilai solidaritas dan kepedulian.
Sementara itu, Dr. H. Zulkifli mengapresiasi inisiatif MIN 12 Bireuen yang dinilai konsisten menghadirkan program-program yang menyentuh langsung kebutuhan peserta didik.
“Madrasah tidak hanya berfungsi sebagai lembaga pendidikan formal, tetapi juga pusat pembinaan akhlak dan solidaritas sosial. Kepedulian terhadap anak yatim dan siswa kurang mampu adalah implementasi nyata nilai-nilai keislaman,” katanya.
Kegiatan berlangsung khidmat dan penuh kehangatan. Para siswa penerima tampak antusias saat menerima bantuan, sementara para guru dan tamu undangan turut mendoakan agar keberkahan Ramadhan senantiasa menyertai keluarga besar MIN 12 Bireuen.
Melalui kegiatan ini, MIN 12 Bireuen kembali menegaskan komitmennya sebagai lembaga pendidikan yang tidak hanya berorientasi pada capaian akademik, tetapi juga membangun karakter, empati, dan semangat kebersamaan di tengah masyarakat.
Redaksi : Ipul pedank laut

Tidak ada komentar:
Posting Komentar