• Jelajahi

    Aplikasi (1) Artis (3) Covid 19 (1) Daerah (556) Hukum (88) Internasional (191) Kampus (58) Lifestyle (16) Nasional (358) Politik (74)
    Copyright © elitnesia.id
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Iklan

    Normalisasi Krueng Leubu hingga Beasiswa Santri Menguat di Musrenbang Makmur

    02 Maret 2026, 23:59 WIB Last Updated 2026-03-02T16:59:24Z

     

    Camat Makmur, Asrial Vahmi, S.STP., M.Tr.I.P., menyampaikan laporan dan paparan prioritas pembangunan dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Kecamatan Makmur di aula setempat, Senin (2/3/2026).

    Elitnesia.id | Bireuen — Aspirasi masyarakat Kecamatan Makmur menguat dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) tingkat kecamatan yang digelar dan dibuka secara resmi oleh Pj Sekretaris Daerah Kabupaten Bireuen, Hanafiah, SP, CGCAE, FRMP, Senin (2/3/2026). Forum tersebut menjadi tahapan penting dalam merumuskan arah dan prioritas pembangunan tahun 2027 di Kabupaten Bireuen.


    Camat Makmur, Asrial Vahmi, S.STP., M.Tr.I.P., dalam laporannya menjelaskan bahwa rangkaian Musrenbang telah diawali dengan pra-Musrenbang kecamatan serta pra-Musrenbang tematik stunting. Pada tahapan itu, seluruh usulan hasil Musrenbang gampong diverifikasi dan dikelompokkan berdasarkan bidang, mulai dari infrastruktur, ekonomi dan sumber daya alam, hingga sosial budaya dan pengembangan sumber daya manusia.


    “Forum Musrenbang Kecamatan hari ini merupakan tahapan ketiga, yakni membahas dan menyepakati hasil musrenbang tingkat gampong untuk dirumuskan menjadi prioritas kegiatan pembangunan sesuai kebutuhan masyarakat,” ujar Asrial.


    Ia menegaskan, seluruh usulan telah diverifikasi dan divalidasi oleh Tim Verifikasi Kecamatan Makmur bersama Tim Fasilitator dari Bappeda Kabupaten Bireuen. Proses tersebut mempertimbangkan aspek kewenangan, skala prioritas, serta kemampuan keuangan daerah agar program yang diusulkan realistis dan terukur.


    Pada bidang infrastruktur dan pengembangan wilayah, sejumlah usulan strategis mencuat, di antaranya normalisasi Krueng Leubu, pembangunan jalan Ulee Gle–Matang Kumbang, pembangunan jalan Gampong Pandak–Seunebok Baro, serta pembangunan jalan Gampong Lapehan–Panteu Breuh–Mereubo. Selain itu, masyarakat juga mengusulkan pembangunan jembatan, sumur bor, rumah layak huni, MCK, hingga pengadaan truk sampah.


    Di sektor ekonomi dan sumber daya alam, masyarakat mendorong pembangunan sumur bor untuk persawahan, pengadaan bibit padi, bantuan alat dan mesin pertanian (alsintan), serta pelatihan menjahit sebagai upaya peningkatan kemandirian ekonomi warga.


    Sementara pada bidang sosial budaya, sumber daya manusia, dan keistimewaan Aceh, aspirasi yang mengemuka meliputi beasiswa santri, pengadaan kitab, pembangunan pagar PAUD, serta penataan halaman PAUD melalui pemasangan paving block.


    Untuk sektor kesehatan dan percepatan penurunan stunting, usulan difokuskan pada peningkatan sarana posyandu, penyediaan air bersih, serta perbaikan sanitasi guna mendukung kualitas kesehatan ibu dan anak.


    Camat Makmur, Asrial Vahmi, S.STP., M.Tr.I.P., bersama Pj Sekda Kabupaten Bireuen dan unsur DPRK berdiri saat pembukaan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Kecamatan Makmur di aula setempat, Senin (2/3/2026).


    Camat Makmur berharap seluruh usulan yang telah disusun secara partisipatif tersebut dapat menjadi perhatian dalam penyusunan Rencana Kerja Pemerintah (RKP) Kabupaten Bireuen Tahun 2027.


    “Kami berharap hasil Musrenbang ini dapat menjadi prioritas kabupaten dalam penyusunan dan pelaksanaan program pembangunan tahun 2027 demi terwujudnya pembangunan yang merata, tangguh, dan berkelanjutan di Kecamatan Makmur,” tuturnya.


    Turut hadir dalam kegiatan tersebut Samsul Admi, anggota DPRK Bireuen dari Fraksi Partai Aceh yang kerap disapa Mentri KPA. Dalam kesempatan itu, ia menyampaikan komitmennya untuk mendukung dan mengawal program pembangunan di Kecamatan Makmur agar selaras dengan kebutuhan masyarakat.


    Hadir pula Hidayatul Siddiq, anggota DPRK Bireuen dari Fraksi Golkar, yang menyatakan kesiapan legislatif untuk memperjuangkan aspirasi warga Makmur dalam pembahasan program pembangunan tingkat kabupaten.


    Musrenbang Kecamatan Makmur ditutup dengan penandatanganan berita acara kesepakatan dan daftar prioritas usulan kecamatan untuk selanjutnya dibahas pada forum perencanaan tingkat kabupaten.


    Redaksi : Ipul pedank laut 

    Komentar

    Tampilkan

    Tidak ada komentar:

    Posting Komentar

    Terkini