Elitnesia.id|Bireuen,– Tim II Safari Ramadhan Pemerintah Kabupaten Bireuen yang dipimpin Wakil Bupati Bireuen, Ir. H. Razuardi, MT, melaksanakan kunjungan ke Masjid Jamik Teungku Dilampoh, Gampong Meunasah Alue, Kemukiman Blang Birah, Kecamatan Peudada, Senin (2/3/2026).
Kedatangan rombongan yang turut didampingi unsur Forkopimda dan para kepala dinas itu disambut Keuchik Gampong Meunasah Alue, Tgk Azhar Jalaluddin, Camat Peudada Erry Seprinaldi, S.STP., S.Sos., M.Si., unsur Muspika, tokoh masyarakat, serta jamaah setempat.
Menjelang waktu berbuka puasa, Wakil Bupati menyerahkan santunan kepada 20 anak yatim dari sejumlah gampong di Kecamatan Peudada. Prosesi berlangsung khidmat, diiringi lantunan shalawat dan Shalawat Badar yang dipandu moderator Tim II Safari Ramadhan, Tgk Zulizar, S.Pd.I., sebagai wujud kepedulian dan penguatan ukhuwah Islamiyah di bulan suci.
Perwakilan tim, Asisten I Setdakab Bireuen Mulyadi, S.H., M.M., turut menyerahkan bantuan perlengkapan kebersihan serta sumbangan untuk Masjid Jamik Teungku Dilampoh yang diterima Imum Syik masjid setempat, Walet Bahrol Walidin.
Dalam sambutannya, Asisten I menyampaikan bahwa Safari Ramadhan merupakan agenda silaturahmi sekaligus ibadah sosial pemerintah untuk hadir di tengah masyarakat, terutama dalam melihat perkembangan pelaksanaan syariat Islam di pedesaan pascabanjir.
“Musibah pasti mengandung hikmah. Momentum Ramadhan ini harus kita jadikan penguat ukhuwah Islamiyah, kesabaran, dan semangat beribadah, sekaligus memperkokoh syiar Islam pascabencana,” ujarnya.
Ia menegaskan, Pemkab Bireuen terus merespons dampak bencana dan melakukan pendataan secara bertahap guna memastikan percepatan pemulihan berjalan tepat sasaran dan transparan. Pemerintah, katanya, hadir untuk membantu masyarakat bangkit kembali.
Masyarakat juga diimbau bijak dalam bermedia sosial, khususnya terkait informasi bantuan pascabanjir, agar tidak menimbulkan kesalahpahaman di tengah publik.
Tausiah Safari Ramadhan disampaikan Ust. Zainil Bakri, S.Pd. (Uje), mubalig asal Alue Kruep, Peusangan Siblah Krueng, alumni Markas Yala Annur Fatani Thailand Selatan dan aktif sebagai guru ngaji di sejumlah majelis taklim di wilayah tersebut.
Dalam ceramahnya, ia menegaskan bahwa Ramadhan merupakan bulan penuh keberkahan dan keutamaan, di mana setiap amal kebaikan dilipatgandakan pahalanya. Ia mengutip hadis yang diriwayatkan Salman Al-Farisi:
أَوَّلُهُ رَحْمَةٌ، وَأَوْسَطُهُ مَغْفِرَةٌ، وَآخِرُهُ عِتْقٌ مِنَ النَّارِ
“Awal (Ramadhan) adalah rahmat, pertengahannya adalah ampunan, dan akhirnya adalah pembebasan dari api neraka.”
Ia mengajak jamaah meningkatkan tilawah Al-Qur’an, memperbanyak ibadah, menjaga emosi, serta menjadikan lapar dan dahaga sebagai sarana introspeksi diri agar menjadi pribadi yang bertakwa lahir dan batin.
Tgk Zainil juga mengingatkan tentang keutamaan pintu surga Ar-Rayyan sebagaimana hadis sahih riwayat Abu Hurairah dalam Sahih al-Bukhari dan Sahih Muslim, bahwa pintu tersebut diperuntukkan bagi orang-orang yang berpuasa.
Kegiatan Safari Ramadhan diakhiri dengan pelaksanaan shalat Isya, tarawih, dan witir berjamaah yang diimami Tgk Muhammad Isa, dewan guru Dayah Babussalam Blang Bladeh, Bireuen. Puluhan jamaah dari Gampong Meunasah Alue dan sekitarnya mengikuti rangkaian kegiatan dengan penuh khidmat.
Sumber : Amat Asah Parang
Editor / redaksi : Ipul pedank laut


Tidak ada komentar:
Posting Komentar