• Jelajahi

    Aplikasi (1) Artis (3) Covid 19 (1) Daerah (556) Hukum (93) Internasional (191) Kampus (58) Lifestyle (16) Nasional (360) Politik (75)
    Copyright © elitnesia.id
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Iklan

    Semangat Takbir Bergema, Kecamatan Kota Juang Ambil Bagian dalam Pawai Idul Fitri 1447 H

    20 Maret 2026, 23:47 WIB Last Updated 2026-03-20T16:47:28Z
    Para keuchik bersama peserta pawai berfoto usai mengikuti pawai takbiran Idul Fitri 1447 H di Kabupaten Bireuen, Jumat (20/3/2026) malam.


    Elitnesia.id | Bireuen, — Semangat takbir menggema di malam menyambut Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah di Kabupaten Bireuen, Jumat (20/3/2026). Kecamatan Kota Juang turut ambil bagian dalam pawai takbiran yang berlangsung meriah dan sarat nuansa religius.


    ‎Iring-iringan peserta pawai memadati ruas jalan dengan lantunan takbir, tahlil, dan tahmid yang dikumandangkan bersama. Antusiasme masyarakat yang memadati pinggir jalan semakin menambah semarak suasana malam kemenangan umat Islam tersebut.


    ‎Koordinator pawai dari Kecamatan Kota Juang, Zulfikar,S,Sos, menyampaikan bahwa pihaknya mengikuti pawai dalam dua kloter sesuai pengaturan panitia.


    ‎Kloter pertama bergerak menuju arah Gandapura, sementara kloter kedua yang diikuti rombongan Kecamatan Kota Juang melanjutkan perjalanan ke arah Samalanga.

    ‎Menurut Zulfikar, partisipasi tersebut merupakan bentuk syiar Islam sekaligus mempererat silaturahmi antarwarga dalam menyambut Idul Fitri.


    ‎Seluruh keuchik di wilayah Kecamatan Kota Juang turut hadir dan berpartisipasi dalam kegiatan tersebut bersama masyarakat, menambah kekompakan dan semangat kebersamaan dalam perayaan malam takbiran.


    ‎Sementara itu, Camat Kota Juang, Doli Mardian, S.E., M.S.M., mengapresiasi partisipasi masyarakat dalam memeriahkan pawai takbiran. Ia menilai kegiatan tersebut tidak hanya menjadi tradisi tahunan, tetapi juga sarana memperkuat ukhuwah Islamiyah di tengah masyarakat.


    ‎“Pawai takbiran ini menjadi momentum kebersamaan serta memperkuat nilai-nilai keislaman di tengah masyarakat,” ujar Doli.

    ‎Pawai takbiran menjadi tradisi yang terus dijaga masyarakat sebagai wujud rasa syukur setelah menjalani ibadah puasa Ramadan. Selain memperkuat nilai religius, kegiatan ini juga menjadi ruang mempererat kebersamaan dan kekompakan sosial.

    ‎Dengan pengawalan aparat keamanan, rangkaian pawai berlangsung tertib dan lancar hingga selesai. Tradisi ini diharapkan terus dilestarikan sebagai bagian dari kearifan lokal yang hidup di tengah masyarakat Aceh.


    Redaksi : Ipul pedank laut 

    Komentar

    Tampilkan

    Tidak ada komentar:

    Posting Komentar

    Terkini