Elitnesia.id|Bireuen, – Tgk Hanafiah M.Ali, S.Ag., M.A., bertindak sebagai imam sekaligus khatib pada pelaksanaan Shalat Idul Fitri 1447 Hijriah di Masjid Jamik Pante Baro, Kecamatan Peusangan Siblah Krueng, Kabupaten Bireuen, Sabtu (21/03/2026).
Sebelum pelaksanaan shalat, Tgk Hanafiah terlebih dahulu menyampaikan tata cara Shalat Idul Fitri kepada para jamaah. Ia menjelaskan bahwa pada rakaat pertama dianjurkan membaca takbir sebanyak tujuh kali yang diselingi dengan tasbih, sementara pada rakaat kedua membaca takbir sebanyak lima kali.
Usai pelaksanaan shalat dua rakaat, Tgk Hanafiah naik ke mimbar untuk menyampaikan khutbah. Dalam khutbahnya, ia juga menjelaskan rukun khutbah, yakni membaca takbir sebanyak sembilan kali pada khutbah pertama dan tujuh kali pada khutbah kedua.
Dalam khutbahnya, Tgk Hanafiah mengangkat tema “Fitrah Manusia”. Ia menyampaikan bahwa Idul Fitri merupakan momentum bagi umat Islam untuk kembali kepada fitrah, seperti bayi yang baru dilahirkan, setelah menjalani perjuangan panjang selama bulan suci Ramadhan dengan berbagai ibadah, baik puasa maupun amalan lainnya.
Di hadapan ratusan jamaah, ia juga berpesan agar umat Islam terus menjaga dan memelihara amalan ibadah yang telah dilakukan selama Ramadhan.
“Pertama, tunaikan kewajiban zakat fitrah agar ibadah puasa kita diterima oleh Allah SWT, sekaligus membantu fakir miskin, sebagaimana diwajibkan oleh Rasulullah,” ujarnya.
Kedua, ia mengajak jamaah untuk memperbanyak takbir sebagai bentuk pengagungan kepada Allah SWT. Menurutnya, kekuatan menahan lapar dan dahaga selama berpuasa tidak terlepas dari kebesaran dan kekuasaan Allah.
Ketiga, ia menekankan pentingnya saling memaafkan, terutama kepada kedua orang tua. “Keridhaan Allah tergantung pada keridhaan orang tua. Ibadah tidak akan sempurna jika kita durhaka kepada mereka,” pesannya.
Selain itu, ia juga mengajak jamaah untuk saling memaafkan dengan sesama, baik dengan tetangga, masyarakat, maupun para guru dan ulama yang telah berjasa dalam memberikan ilmu pengetahuan. Ia mengingatkan agar selalu menghormati dan mendoakan mereka agar senantiasa berada dalam lindungan Allah SWT.
Di akhir khutbahnya, Tgk Hanafiah mengajak seluruh jamaah untuk terus meningkatkan kualitas ibadah pasca-Ramadhan, dengan harapan mendapatkan ampunan dosa, terbebas dari siksa neraka, serta dimasukkan ke dalam surga yang mulia.
Ia juga menyampaikan ucapan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H kepada seluruh umat Islam.
“Minal aidin wal faizin, mohon maaf lahir dan batin. Semoga kita semua senantiasa berada dalam rahmat dan lindungan Allah SWT,” tutupnya.
Sumber : Amat Asah Parang
Redaksi : Ipul pedank

Tidak ada komentar:
Posting Komentar