• Jelajahi

    Aplikasi (1) Artis (3) Covid 19 (1) Daerah (572) Hukum (94) Internasional (191) Kampus (58) Lifestyle (16) Nasional (361) Politik (90)
    Copyright © elitnesia.id
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Iklan

    Seluruh Keuchik se-Kecamatan Peusangan Ikuti Zoom Meeting Percepatan Penanggulangan Tuberkulosis

    30 Juni 2026, 15:18 WIB Last Updated 2026-06-30T08:18:38Z

     


    Elitnesia.id |Bireuen,– Seluruh keuchik (kepala desa) se-Kecamatan Peusangan bersama Sekcam Peusangan Rahmad Harahap, S.Sos juga Kasi Pemberdayaan Masyarakat Gampong (PMG) dan staf Kantor Camat Peusangan mengikuti Zoom Meeting Rapat Pendampingan Daerah dalam rangka Percepatan Penanggulangan Tuberkulosis (TB) Tahun 2026 yang dipusatkan di Aula Kantor Camat Peusangan, Selasa (30/6/2026).


    Kegiatan tersebut merupakan tindak lanjut arahan Bupati dan Wakil Bupati Bireuen dalam mendukung program nasional percepatan eliminasi Tuberkulosis (TB). Di tingkat kecamatan, para camat diminta mengikuti rapat secara daring dengan menghadirkan seluruh keuchik di wilayah masing-masing.


    Dalam pemaparannya, narasumber dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia menjelaskan kondisi terkini penanggulangan TB di Indonesia, dampak penyakit terhadap kesehatan masyarakat, strategi percepatan penemuan kasus secara aktif, pentingnya pendampingan pasien hingga tuntas berobat, serta penguatan edukasi kepada masyarakat untuk menghilangkan stigma terhadap penderita TB.


    Melalui kegiatan ini, pemerintah gampong diharapkan menjadi garda terdepan dalam mendukung upaya eliminasi Tuberkulosis dengan memperkuat sosialisasi, meningkatkan kesadaran masyarakat untuk melakukan pemeriksaan sejak dini, serta memastikan pasien menjalani pengobatan hingga selesai.


    Usai mengikuti Zoom Meeting, Camat Peusangan Alfian, S.Sos. menegaskan agar seluruh pemerintah gampong mengoptimalkan dukungan melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Gampong (APBG), khususnya pada subbidang kesehatan, guna mendukung percepatan penanggulangan Tuberkulosis.


    Menurutnya, alokasi anggaran kesehatan di tingkat gampong harus mampu mendukung kegiatan sosialisasi, deteksi dini, pendampingan pasien, serta berbagai upaya pencegahan sehingga penanganan TB dapat berjalan lebih efektif dan menyentuh langsung masyarakat.


    Ia juga mengajak seluruh keuchik untuk terus memperkuat sinergi dengan puskesmas, tenaga kesehatan, kader kesehatan, dan seluruh elemen masyarakat agar target eliminasi Tuberkulosis dapat tercapai sesuai dengan program pemerintah.


    Dengan terbangunnya kolaborasi yang kuat antara pemerintah, tenaga kesehatan, pemerintah gampong, dan masyarakat, diharapkan angka kasus Tuberkulosis di Kecamatan Peusangan dapat terus ditekan sehingga terwujud masyarakat yang lebih sehat, produktif, dan bebas dari TB.


    Sumber : Amat Asah Parang 

    Komentar

    Tampilkan

    Tidak ada komentar:

    Posting Komentar

    Terkini